PMI Matim Bantu Korban Bencana Kebakaran di Kampung Golo

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Senin, 23 Juni 2025 | 11:20 WIB

Manggarai Timur -- PMI Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengunjungi keluarga korban bencana kekabaran rumah pada Rabu, 18 Juni 2025 lalu, di Kampung Golo, desa Nanga Labang, Kecamatan Borong. Rombongan tim PMI Matim bertemu dengan keluarga Fransiskus Hadu, pada Minggu Sore, 22 Juni 2025.

Pada perjumpaan itu, keluarga korban menceritakan menceritakan kronologi kejadian kebakaran dan aksi heroik menyelamatkan diri dari kobaran api yang melahap rumah mereka. 

“Kami semua sekeluarga selamat dari kejadian rumah terbakar. Kami bersyukur kepada Tuhan karena anggota keluarga tidak ada yang jadi korban. Barang-barang terbakar semua, termasuk ijazah anak kami. Hanya Sertifikat Tanah saja yang berhasil diamankan”, cerita bapak Fransiskus Hadu.

Ia juga bercerita, kehadiran tetangga dan warga sekitar sangat membantu dalam perjuangan melewati bencana kebakaran. 

Baca Juga: PMI Kabupaten Manggarai Timur Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Lento

“Para tetangga di kampung Golo ini sangat cepat membantu kami saat terjadi kebarakan. Mereka juga ada bersama kami setelah bencana. Kehadiran mereka sangat membantu kami dalam untuk melewati masa-masa sulit ini. Terima kasih banyak atas kehadiran dan kebersamaan ini”, ungkap Fransiskus.  

Ketua PMI Matim Dra. Theresia Wisang Agas mendengar cerita itu dengan penuh empati. Ia terus memberi motivasi dan mengajak bapak Fransiskus Hadu se-keluarga untuk tidak putus asa dalam menghadapi bencana.

“Kita tidak pernah berharap bencana terjadi pada keluarga kita. Tetapi bencana itu sudah terjadi. Bencana datang tiba-tiba tanpa pernah kita duga. Tetapi tetaplah bersyukur sebab kita masih selamat. Kita masih hidup. Itu yang paling penting. Harta bisa dicari, tetapi nyawa yang hilang tidak akan pernah bisa kembali”, ungkap Theresia Wisang Agas.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Pengelolan Dana PMI, Tim Kejari Geledah Kantor PMI Cabang

Pada kesempatan itu juga, PMI Matim memberikan bantun kepada keluarga korban berupa beras, minyak goreng, family kit PMI, perlengkapan MCK, bedcover, sprei, sarug bantal, pakaian perempuan layak pakai dan sejumlah uang. 

Saat memberikan bantuan tersebut, Dra. Theresia Wisang Agas berharap bantuan PMI tersebut bisa meringankan beban akibat bencana kebakaran.

“Semoga bantuan dari PMI Manggarai Timur ini bisa mengurangi beban karena bencana kebakaran. Ini adalah tanda bahwa bapak Fransiskus Hadu dan keluarga tidak sendirian. Dalam kebersamaan, kami yakin bapak dan keluarga akan melewati semua ini. Tetap-lah semangat”, kata ibu Theresia Wisang Agas. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X