Dijelaskan lebih detail oleh Kartika, reses tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan aspirasi terkait isu-isu krusial yang terjadi di NTT khusunya di Manggarai.
Perjumpaan yang konstruktif dan produktif tersebut juga menjadi wadah untuk menjalin sinergi antara legislatif dan organisasi kemahasiswaan demi memajukan daerah.
Ia berharap, aspirasi yang dihasilkan dapat menjadi pertimbangan serius dalam perumusan kebijakan dan program pembangunan provinsi NTT kedepan.
Ditambahkan olehnya, pembangunan NTT yang lebih baik, transparan, dan berkelanjutan dapat terwujud melalui partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.
"Kami siap menjadi mitra strategis dalam mengawal implementasi kebijakan, memberikan umpan balik, dan turut serta dalam setiap upaya pembangunan yang berpihak pada kepentinganmaayarakat," tutupnya.