Dari sisi PT Pupuk Indonesia, Direktur SDM dan Umum, Tina T. Kemala Intan, menjelaskan, Tajumase bukan sekadar program pertanian.
"Lebih baik dana perusahaan digunakan untuk mendorong pola hidup sehat daripada mengobati," ujarnya, menggambarkan visi program yang melampaui orientasi profit semata.
Kemala menegaskan, melalui Tajumase, perusahaan bertekad mendampingi warga untuk mencapai kemandirian ekonomi sekaligus kesehatan yang berkelanjutan.
Pesan khusus kepada para ibu, "ASI lebih baik dari susu formula," menggarisbawahi komitmen pada kesehatan ibu dan anak sebagai pondasi utama masyarakat yang sehat.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Belang Turi, Kanisius Tulur, menyambut baik inisiatif ini dengan optimisme tinggi.
Menurutnya, Program Tani Maju Makmur Sejahtera di Manggarai ini membuktikan bahwa pembangunan sejati tak harus selalu dimulai dari kota.
Ia berharap, program Tajumase menjadi media untuk menyatukan kekuatan alam, ilmu pengetahuan, dan semangat gotong royong untuk masa depan yang lebih cerah.
"Kami percaya, program ini akan membawa perubahan besar bagi desa kami. Petani menjadi lebih mandiri, dan anak-anak tumbuh lebih sehat," ungkapnya, merefleksikan harapan nyata masyarakat desa terhadap dampak jangka panjang Tajumase.