"Selain mendistribusikan, kami juga melakukan pemantauan dan pengawasan secara intensif di lapangan untuk mendeteksi dugaan penimbunan maupun peredaran beras oplosan di wilayah hukum Polres Manggarai Barat," ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya berharap agar program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membantu meringankan ekonomi dalam keluarga.
Baca Juga: TNI-Polri Bersama ATR/BPN Mabar Komitmen Berantas Mafia Tanah di Labuan Bajo
"Kami berharap agar program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Mantan Kasat Intelkam Polres Mabar itu.
Bazar GPM pun disambut baik warga, seperti terlihat di Mako Polres Manggarai Barat. Emak-emak mulai menyerbu sembako murah ini sejak pagi. Komoditas yang paling diburu di tempat ini adalah beras, gula, dan minyak goreng.
Mereka membandingkan harga beras yang dijual di GPM dengan harga pasaran yang mencapai Rp 65.000 hingga Rp 75.000 per 5 kilogram, jauh lebih mahal dari harga yang ditawarkan pihak kepolisian.
"Alhamdulillah senang sekali, harganya murah. Saya beli beras untuk jualan nasi kuning," ucap salah satu pembeli, Nurhayati (40).**#
Artikel Terkait
Polisi Gelar Gerakan Pangan Murah di Labuan Bajo