Lautan Manusia Padati Penutupan Pameran Pembangunan NTT 2025

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 12:23 WIB
Gubernur NTT, Melki Laka Lena
Gubernur NTT, Melki Laka Lena

Kupang, idenusantara.com -- Pameran Pembangunan NTT 2025 memberi warna tersendiri di peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini. Dengan mengusung tema 'NTT BaGaYa', antusiasme dan animo masyarakat untuk menyaksikan dari dekat potret pembangunan NTT di stand-stand pameran membludak setiap harinya.

Data hasil rekapan panitia menyebutkan, tercatat ada 88.600 orang yang mengunjungi pameran, ini belum termasuk yang tidak sempat mengisi buku kunjungan yang disediakan panitia di setiap stand. Jumlahnya bisa jadi melampaui angka yang tercatat di atas.

Tingginya antusiasme dan animo masyarakat ini membuat Pemerintah Provinsi NTT memutuskan untuk menambah waktu yang sebelumnya hanya dijadwalkan selama sepuluh hari (11-20/8/2025) menjadi tiga belas hari (11-23/8/2025).

Baca Juga: Gubernur NTT Buka Event Kita Indonesia 2025 di RRI Kupang

Pameran Pembangunan ini menampilkan berbagai inovasi pelayanan publik berbasis digital, kreativitas UMKM dengan produk-produk unggulannya, kerajinan tangan yang sarat nilai budaya, pertunjukan seni dan tari tradisional, promosi potensi investasi daerah yang menjanjikan serta berbagai hasil karya lainnya.

Di malam puncak Pameran Pembangunan NTT BaGaYa, Sabtu (23/8/2025) semalam, lautan manusia berdatangan dari berbagai penjuru Kota Kupang dan sekitarnya, memadati area pameran. Bak lautan Manusia, para pengunjung bergoyang ria merayakan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini.

Dendang Dikideng dan Ikan Nae di Pante yang dilantunkan oleh Alfred Gare dan Pax Group, menambah semarak acara puncak Pameran Pembangunan NTT 2025 ini. Gaungnya seakan mengirim pesan, “kurang nikmat apa kita hidup di NTT”, seperti yang selalu disampaikan Gubernur NTT, Melki Laka Lena diberbagai kesempatan dalam setiap kegiatan.

Baca Juga: Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Hadiri Acara Penyerahan Remisi Bagi Narapidana dan Anak Binaan

Pameran Pembangunan NTT di Mata Gubernur Melki Laka Lena

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sambutannya di acara penutupan Pameran Pembangunan ini mengatakan bahwa Pameran Pembangunan ini bukan sekadar pesta seremonial, melainkan sebuah ruang belajar dan wadah untuk melihat dari dekat wajah pembangunan Nusa Tenggara Timur.

"Khusus pada pameran Pembangunan NTT kali ini, setelah berdiskusi dan mendapatkan banyak masukan, saya dan Pak Wakil Gubernur membuat pameran Pembangunan yang pertama setelah beberapa tahun yang lalu, dan ini ternyata dinikmati betul oleh masyarakat NTT," ujar Melki Laka Lena.

Wakil Gubernur NTT
Wakil Gubernur NTT

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTT juga telah berhasil menggelar Kirab Budaya NTT 2025. Menurut Melki Laka Lena, Pameran Pembangunan dan Kirab Budaya mengajarkan kita bahwa pembangunan tanpa budaya adalah hampa, dan budaya tanpa pembangunan bisa kehilangan daya hidupnya. Keduanya harus berjalan seiring. Pembangunan memberi harapan baru, sementara budaya memberi jiwa dan arah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X