Bupati Nabit Resmikan Pokdarwis Liang Bua, Soroti Komitmen Infrastruktur dan Transaksi Non-Tunai

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 22:08 WIB
Bupati Manggarai, Heribertus G. L. Nabit secara resmi meluncurkan Pokdarwis Liang Bua
Bupati Manggarai, Heribertus G. L. Nabit secara resmi meluncurkan Pokdarwis Liang Bua

Ruteng, Idenusantara.com — Pengembangan pariwisata Manggarai resmi memasuki babak modernisasi dan peningkatan infrastruktur.

Hal ini ditandai dengan peluncuran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Liang Bua di Desa Liang Bua, Kecamatan Rahong Utara, Selasa (14/10/2025).

Dalam acara yang dibuka dengan pergelaran tarian Caci yang meriah, Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, menegaskan bahwa keberhasilan pariwisata daerah kini akan diukur tidak hanya dari keindahan alam, tetapi juga dari kualitas pelayanan, higienitas, dan kesiapan teknologi.

Bupati Nabit memberikan apresiasi khusus kepada Pokdarwis Liang Bua yang telah menunjukkan komitmen dalam mengelola destinasi Liang Bua dan Liang Galang secara mandiri.

Ia menekankan bahwa arah pariwisata Manggarai adalah menuju destinasi "berkelas nasional" yang bersih dan tertib.

"Kita mewujudkan pengelolaan tempat wisata yang clean dan clear secara kelembagaan. Wisata berkelas bukan hanya soal pemandangan, tapi juga tentang pelayanan, kebersihan, dan kesiapan masyarakat," tegas Bupati Nabit.

Lebih lanjut, Bupati Nabitmenyoroti dukungan Bank NTT yang telah menyediakan fasilitas pembayaran digital di kawasan wisata tersebut, termasuk untuk transaksi kartu internasional. Langkah ini dinilai sebagai terobosan vital untuk memosisikan Liang Bua sebagai destinasi yang berdaya saing di tingkat global.

Bank NTT juga menyerahkan fasilitas tempat sampah sebagai simbol dukungan nyata terhadap visi pariwisata hijau dan higienis.

Infrastruktur Jadi Prioritas Mendesak

Dalam sambutannya, Bupati Hery Nabit secara eksplisit menyatakan bahwa komitmen pembangunan pariwisata harus didukung oleh aksesibilitas yang memadai.

Ia memastikan bahwa jalur vital menuju destinasi, khususnya rute Wae Racang-Pau, telah masuk dalam daftar prioritas pembangunan tahun depan.

"Saya tahu kondisi jalan ini memang rusak parah di beberapa titik. Tapi tahun depan akan mulai diperbaiki. Kalau aksesnya bagus, ekonomi juga ikut bergerak. Wisatawan datang, warga bisa berjualan, penginapan tumbuh, dan masyarakat sendiri yang menikmati hasilnya," jelasnya.

Komitmen ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah serius mengatasi tantangan infrastruktur yang selama ini menghambat pengembangan sektor pariwisata.

Pokdarwis Sebagai Model Pengelolaan Komunitas

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dionisius Upartus Agat

Rekomendasi

Terkini

X