Warga Desa Benteng Kuwu Desak Kejari Manggarai Audit Kades dan Bendahara: Soroti Dugaan Korupsi dan Penyelewengan Dana Desa

photo author
Bayu Marhaenjati, Ide Nusantara
- Selasa, 11 November 2025 | 08:27 WIB

Manggarai, idenusantara.com -- Kasus dugaan Korupsi Dana Desa yang menyeret nama kepala Desa Benteng Kuwu, kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mencuat ke permukaan.

Sejumlah warga menuding Kepala Desa Benteng Kuwu, Walterius Handur, telah menyelewengkan Dana Desa sejak awal masa jabatannya pada tahun 2022 hingga tahun 2025 dengan total nilai mencapai Miliaran Rupiah. 

Mereka menilai banyak proyek fisik yang bersumber dari Dana Desa tidak dikerjakan tuntas, bahkan sebagian besar mangkrak tanpa kejelasan, sementara masyarakat desa tidak pernah dilibatkan dalam proses perencanaan pembangunan.

Kepada idenusantara.com, seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu sejak tahun 2022 hingga tahun 2025, Kades Benteng Kuwu tidak bangun jalan lapen. 

Menurutnya, kepala desa juga jarang melakukan musyawarah desa (musdes) untuk membahas program prioritas atau menentukan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

"Sejak tahun 2022 sampai sekarang, kades tidak pernah melibatkan masyarakat dalam perencanaan. Kami tidak tahu apa yang mau dibangun, semuanya ditentukan sendiri oleh kepala desa. Kades juga tidak pernah bangun jalan lapen" ujarnya, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga: Dugaan Korupsi Capai Miliaran Rupiah, Kejaksaan Negeri Manggarai Diminta Panggil dan Periksa Kades Benteng Kuwu Walterius Handur

Ia menambahkan, sejumlah proyek fisik yang semestinya menjadi kebanggaan masyarakat kini malah terbengkalai.

Di antaranya, papar sumber itu, proyek paving block di halaman rumah gendang, pembangunan tribun lapangan sepak bola di Wae Mbeleng, serta pembuatan jalan setapak di beberapa dusun.

"Paving block di rumah gendang tidak selesai, tribun lapangan juga tanpa atap dan mangkrak. Dana yang dipakai katanya ratusan juta rupiah, tapi hasilnya seperti tidak dikerjakan," katanya.

Desakan Pemeriksaan Kades Benteng Kuwu Terus Mengalir 

Desakan ini dipicu oleh berbagai dugaan penyelewengan dana dan praktik pemerintahan yang dianggap tidak transparan dan tidak akuntabel. Ungkap salah satu warga desa Benteng Kuwu kepada media ini, selasa (11/11) 

Dirinya menegaskan, Kejaksaan Negeri Manggarai tidak perlu takut untuk menindaklanjuti berbagai dugaan penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi yang di Desa Benteng Kuwu. 

Desakan pemeriksaan juga datang dari kantor Yance Janggat, S.H and partners law office.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X