Dirinya menerangkan, namun dalam mengelola hasil alam atau hasil ladang ini, mereka pegiat UMKM masih membutuhkan fasilitas yang agak canggih seperti Mesin Molen dan peralatan lainnya sehingga tidak mengola secara manual lagi. Hal ini juga yang memotivasi dirinya untuk sedikit berbagi dari hasil penjualan Buku prodak intelektualnya berupa bantuan mesin molen kepada para sahabat yang sangat fokus bekerja, sebagai oleh-oleh Natal.Menurutnya menggunankan Mesin molen, lebih praktis, higienis, terjamin mutu dan kualitas prodaknya.
"Aku ada hadiah mesin molen untuk produksi UMKM dari hasil ladang seperti untuk pembuatan stik jagung, stik ubi ungu, stik singkong, dan lainnya kepada beberapa teman pegiat UMKM di Matim", tuturnya.
Baca Juga: Soft Launching NTT Mart Online, Gubernur Melki : Kerja Nyata untuk Ekonomi Rakyat NTT
Lanjut Maria Ratna, sebagai pegiat UMKM bahwa cita-cita besar atau impian mereka kedepannya agar jajan ini atau prodak mereka, bisa masuk ke sekolah-sekolah supaya anak-anak atau generasi penerus Manggarai Timur tidak harus jajan dari luar.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih untuk semua orang-orang baik yang sudah membeli dan membaca buku karya tulisnya.
"Terima kasih banyak kepada semua orang baik yang sudah membeli buku tulisan saya sebagai prodak intelektual Perempuan NTT yang lahir di Ruteng Manggarai dan berkarya di Manggarai Timur-Flores-NTT", ujarnya.
Dirinya berharap agar kedepannya generasi Manggarai Timur lebih suka berbagi kepada sesama, lebih suka dengan memproduksi serta menghasilkan sesuatu dari bahan baku yang ditanam sendiri serta selalu mencintai produk lokal.