Korban diketahui sehari-hari tinggal bersama neneknya di sebuah pondok reyot dengan ukuran kecil, sementara rumah ibunya berada di desa tetangga. Malam sebelum kejadian, YBR menginap di rumah ibunya untuk meminta uang tersebut.
"Menurut pengakuan ibunya permintaan itu korban minta (uang beli buku tulis dan pulpen) sebelum meninggal," ungkap Dion Roa, pada Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Kemiskinan Akibat Kebijakan Negara
Ibu Tunggal Hidupi 5 Anak-Terhimpit Ekonomi
Dion menyebut kondisi ekonomi keluarga korban memang cukup berat. Ibu YRB merupakan orang tua tunggal yang harus menghidupi lima orang anak. Ayah YRB telah berpisah dari keluarganya sekitar 10 tahun lalu.
"Hidupnya (ibu korban) susah," ujar Dion.