Melkior Wene mengatakan, pihaknya akan terus berusaha untuk meneruskan ini kepada Dinas terkait agar segera menanggulangi penyakit tersebut.
"Kami akan berusaha menghubungi Dinas terkait agar mendapatkan solusinya, agar kedepannya wabah ini tak menyebar dan tidak merugikan para peternak babi lainnya," tuturnya.
Dirinya berharap pihak pemerintah daerah Manggarai Timur dalam hal ini dinas terkait akan sesegera mungkin berupaya untuk penanggulangan dan pencegahan kasus serupa di masa mendatang, misalkan dengan memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada peternak setempat. Meliputi manajemen pemeliharaan ternak yang baik dan benar, serta pentingnya menjaga kesehatan hewan ternak.
Seperti diketahui ASF merupakan penyakit virus yang sangat menular dan mematikan yang menyerang ternak babi. Penyakit ini tidak berbahaya bagi manusia, tetapi dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi peternak karena tingkat kematiannya yang tinggi.