Anggota DPRD Manggarai Timur, Rikar Runggat, mempersoalkan dana hibah PMI Manggarai Timur, yang ia klaim sebesar Rp 500 juta pada tahun 2023, dan Rp 500 juta pada tahun 2024.
Padahal, berdasarkan data APBD Manggarai Timur TA 2023 dan 2024, keputusan anggaran di DPRD Manggarai Timur hanya memberikan hibah sebesar 275 juta pada tahun 2023, dan 100 juta pada tahun 2024.
Alfred Tuname, anggota PMI Manggarai Timur menjelaskan bahwa hibah yang diterima PMI merupakan sumber tunggal untuk membiayai operasional selama 1 tahun anggaran.
"Di PMI Matim itu, ada dua unit pelayanan, yakni Unit Kemarkasan dan Unit Donor Darah (UDD). Di Markas PMI Matim, ada satu Kepala Markas dan dua orang staf (administrasi dan logistik). Di UDD PMI, ada Kepala UDD (dokter), dan 8 orang staf (medis, driver, penjaga keamanan).
Besaran gaji pun mengikuti besaran hibah. In short, dengan hibah Rp 100 juta, gaji Kepala Markas sebesar Rp 700 ribu per bulan. Staf markas dan UDD dikisaran Rp550 ribu-650 ribu per bulan, tergantung lama pengadian dan tanggung jawab. Dokter Kepala UDD tidak digaji, hanya insentif"
Baca Juga: Besaran Gaji Ketua dan Anggota DPRD Matim yang Persoalkan Gaji Ratusan Ribu PMI
Besaran gaji yang diterima staf PMI Manggarai Timur masih sangat jauh dari besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) yakni sebesar Rp 2,1 juta per bulan.
Selain gaji, menurut Alfred, dengan dana hibah yang relatif kecil PMI harus juga mengalokasikan anggaran untuk urusan administrasi (ATK), biaya kontrakan (markas), listrik dan air, pembelian bahan habis pakai UDD dan pembiayaan kegiatan pelayanan kemanusiaan.
"Kami bertahan hidup dengan kerja serabutan lain yang bisa dikerjakan untuk isi waktu shift-kerja. Nyambi jadi sopir, karyawan usaha cuci kendaraaan, jual oriflame, konten creator, tulis buku, jual sopi, berkebun, beternak hewan dan lain-lain"
Ironisnya, PMI Manggarai Timur yang bergerak di bidang kemanusiaan tidak pernah mendapat perhatian serius dari DPRD Manggarai Timur, terutama dalam pembahasan besaran hibah.
Baca Juga: PMI Kabupaten Manggarai Timur Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Lento
Di sisi lain, menurut Alfred, anggota DPRD dengan gaji puluhan juta tiap bulannya malah mempersoalkan hibah kecil ke organisasi kemanusiaan dengan gaji ratusan ribu"
Berdasarkan data APBD Manggarai Timur TA 2025, anggota DPRD Manggarai Timur masing-masing memperoleh Gaji sebesar Rp.... setiap bulannya. Angka itu belum termasuk belanja perjalanan Dinas, tunjangan transportasi, dan tunjangan perumahan, dengan akumulasi total mencapai Rp.... tiap bulannya
Padahal, di sisi lain, lanjut Alfred, pegawai PMI tidak mampu membiayai hidup dengan gajinya