daerah

Ponsianus Darsuman Resmi Dilantik Menjadi Camat Elar Begini Harapan Warga Usai Pelantikan

Selasa, 6 Mei 2025 | 08:49 WIB
Ponsianus Darsuman Camat Elar dan istri pose bersama Bupati, Wakil Bupati, wakil DPRD Manggarai Timur (Foto: Jhi Serlenso-Idenusantara.com)

Lebih lanjut Agas menjelaskan bahwa pemberdayaan itu salah satunya yakni mengembangkan dan memanfaatkan potensi dalam diri agar kita tidak selalu bergantung pada orang lain akan tetapi berusaha mandiri.

"Pemberdayaan bukan menciptakan ketergantungan tapi menciptakan kemandirian", pungkasnya.

Bupati Agas juga meminta agar pemerintah daerah hingga kecamatan dan desa agar kembali menegakan salah satu peraturan daerah (Perda) manggarai timur yang selama ini jarang disosialisasikan yakni tentang " Kandangkan Ternak".

"Mari kita tegakan kembali perda yang selama ini tidak serius di sosialisasikan yakni tentang kandangkan ternak.Adapun banyak manfaat dari perda ini jika semua hewan dikandang yakni agar kotorannya dapat kita gunakan untuk pemupukan dan juga agar tidak merugikan sesama." tegasnya.

Baca Juga: Siapa di Balik Akun Rugha Boto? Polres Manggarai Timur: Masih Penyelidikan

Agas juga menyinggung program pusat dalam asta cita Presiden Prabowo salah satunya koperasi merah putih yang langsung bersentuhan dengan desa. Ia berharap jika koperasi merah putih sudah terbentuk setiap desa, dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Juga ia menegaskan agar Camat, desa, pengurus PKK diseluruh kabupaten manggarai timur, juga peran Posyandu, Puskesmas agar selalu serius mendata ibu hamil dan anak agar dapat mengurangi stunting juga mengurangi resiko kematian ibu dan anak.

Dirinya berpesan agar jabatan itu jangan digunakan sewenang-wenang.

"Kekuasaan jangan di pakai untuk menakut-nakuti sesama dan masyarakat, melainkan harus bangun kedekatan dengan masyarakat, serta selalu siap dipakai untuk melayani masyarakat," tegas Agas.

Lebih lanjut Andreas Agas mengatakan bahwa pemimpin harus mampu menyelesaikan persoalan, kuat serta berani mengambil keputusan.

"Pemimpin harus mampu menyelesaikan persoalan bukan mempertajam soal.

Baca Juga: 30.000 Penari Pecahkan 2 Rekor MURI Pada Puncak Perayaan Hardiknas 2025 Tingkat Provinsi NTT


Pemimpin harus kuat dan berani mengambil keputusan.

"Seorang pemimpin harus memiliki komitmen yang kuat juga pemimpin senantiasa harus terus berada di tengah masyarakat janganlah jauhi masyarakat karna kita di gaji oleh uang masyarakat, sadar itu", tutur Agas.

Pada kesempatan yang sama juga Ponsianus Darsuman ketika diwawancarai kepada Idenusantara.com menyampaikan rasa terima kasihnya kepada segenap masyarakat Elar yang telah hadir mendukung serta menyaksikan acara pelantikannya.

Halaman:

Tags

Terkini