30.000 Penari Pecahkan 2 Rekor MURI Pada Puncak Perayaan Hardiknas 2025 Tingkat Provinsi NTT

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Senin, 5 Mei 2025 | 06:35 WIB
NTT raih 2 Rekor Muri di Hardiknas 2025 (Foto:Biro Administrasi Setda Prov NTT)
NTT raih 2 Rekor Muri di Hardiknas 2025 (Foto:Biro Administrasi Setda Prov NTT)



Idenusantara.com-Pada momen Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2025, Pemerintah Provinsi NTT kembali meraih prestasi membanggakan melalui penerimaan 2 Penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas Rekor Pagelaran Tari Tradisi secara Serentak oleh Penari Terbanyak (NTT Menari, 22 Tarian dari 22 Kabupaten/Kota) dan Pembacaan Puisi dalam Tiga Bahasa oleh Pelajar Terbanyak.

Puncak peringatan Hardiknas 2025 di NTT ditandai dengan aksi spektakuler 30.000 penari dari seluruh kabupaten.
Kegiatan bertajuk “NTT Menari” ini digelar secara serentak dan virtual pada Jumat (2/5/2025) di seluruh wilayah.

Baca Juga: Kades di NTT Gelapkan Dana Desa, Rugikan Negara Rp1 Miliar Lebih

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyapa langsung para bupati dan wakil bupati se-NTT dalam momen yang mencatatkan rekor nasional.Seluruh peserta menampilkan tarian warisan budaya tak benda yang dibawakan dengan semangat kolaborasi pendidikan.

Piagam penghargaan untuk Pemprof yang meraih Rekor Muri pada HARDIKNAS 2025
Piagam penghargaan untuk Pemprof yang meraih Rekor Muri pada HARDIKNAS 2025

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo dalam Laporan Pelaksanaan Hardiknas Tahun 2025 mengatakan, Tema "Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu", menjadi inspirasi dan semangat di NTT untuk menggelar kegiatan edukatif dalam satu semangat Ayo Bangun NTT guna mengerakan seluruh sumber daya bekerja taktis dan strategis untuk pembangunan NTT maju, sehat, cerdas, sejahtera dan berkelanjutan.

“Festival Sastra Daerah yang telah dilakukan di Kabupaten TTS dengan puncak kegiatan pembacaan puisi dengan tiga bahasa yaitu Bahasa Dawan, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang diikuti oleh 10.000 peserta dan tercatat sebagai rekor MURI. Serta, Kegiatan NTT Menari sebagai gerakan kolosal yang melibatkan lebih dari 20.000 Pelajar tingkat SD, SMP dan SMA/SMK secara serentak di 22 Kabupaten/Kota, tarian yang ditampilkan merupakan warisan budaya tak benda Indonesia, dicatat sebagai Rekor MURI dan sebagai salah satu bukti bahwa seni juga memiliki hubungan dengan kecerdasan,” terangnya.

Baca Juga: khawatir Dipenjara, Kades Kembalikan Uang Dana Desa Sebesar Lima Miliar

“NTT Menari adalah simbol kolaborasi antara pendidikan dasar dan menengah dalam memperingati Hardiknas tahun ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, pada Jumat (2/5/2025).
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini mengangkat potensi budaya dan mempererat sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak jauh hari dengan berbagai lomba, termasuk sayembara menulis surat untuk Gubernur.
Sebanyak 1.700 siswa SMA dan SMK ikut serta, dan karya terbaik telah dibukukan dan diserahkan kepada Gubernur NTT.

Sebagai bagian dari gerakan literasi “Genta Belis”, festival sastra juga digelar di Timor Tengah Selatan.Sebanyak 12.000 siswa membaca puisi secara massal dalam tiga bahasa, dan kegiatan ini mencetak rekor MURI nasional.

Baca Juga: Badan Gizi Nasional Mencari Mitra MBG untuk Bangun 28.000 Dapur Umum

Adapun Kadis Ambros Kodo menuturkan, dalam rangka memperingat Hardiknas, telah digelar rangkaian kegiatan lainnya yaitu :

1. SMS Gubernur dan Wakil Gubernur NTT atau Sayembara Menulis Surat untuk Gubernur dan Wakil Gubernur NTT menjadi upaya peningkatan literasi yang didorong melalui Genta Belis atau Gerakan NTT Membaca dan NTT Menulis yang diikuti oleh lebih dari 1.000 Siswa/i di NTT dengan karya tulis terbaik dipublikasikan dalam sebuah buku SMS Gubernur dan Wakil Gubernur,

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X