Idenusantara.com-Memperoleh ketenangan dan kebahagiaan saat usia senja merupakan harapan setiap orang.Ketenangan dan kebahagiaan itu seharusnya diperoleh ketika usia senja, dimana kita tak lagi terlalu bekerja keras tetapi menikmatinya dengan bersenang-senang bersama cucu dan anak-anak yang mau merawat kita.Saat fisik dan raga kita tak mampu lagi bekerja mencari nafkah seharusnya kasih sayang dari cucu serta anak-anak mesti kita dapatkan.
Namun tidak bagi seorang lansia di pelosok desa ini.Rosalia Mise Frena Parera atau yang sering di sapa Mama Rosalia Parera adalah seorang lansia yang saat ini ia berusia 78 tahun.
Rosalia Parera tinggal di Golo Ara, desa Compang Wesang, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.
Baca Juga: Wujudkan Pembangunan Yang Inklusif Pemprov NTT Resmi Luncurkan MUSIK KEREN
Pilu Pencari Nafkah Untuk Masa Tua
Mama Rosalia Parera (78) adalah Seorang janda tua yang tinggal seorang diri di gubuk tuanya semenjak suaminya meninggal dunia pada delapan tahun yg lalu.Dia memiliki ketiga anak, namun kedua anak perempuan dari Mama Rosalia Parera sudah punya kehidupan masing-masing berkeluarga mengikuti suami mereka dan anak yang laki-lakinya merantau di Maumere dan tidak pernah kembali lagi ke kediamannya.Saat ini Mama Rosalia Parera hanya tinggal dengan seorang cucu yang sedang duduk di bangku sekolah dasar.
"Sejak ditinggal mati suami pada delapan tahun yang lalu saya tinggal sendiri hanya ditemani seorang cucu. Ketiga anak saya semuanya sudah hidup berkeluarga. Satu anak laki-laki merantau di Maumere dan lama tak kembali," terang Rosalia.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Dunia Hilang di Wilayah RI, Cek Lokasinya!
Karena fisiknya sudah tak mampu lagi bekerja, untuk kehidupan sehari-hari mereka (Mama Rosalia Parera dan cucunya) makan apa adanya saja.Hanya mengharapkan belas kasihan keluarga dan tetangga.
"Kami makan ubi saja.Ubi sudah menjadi kebiasaan kami menggantikan nasi untuk makan saat tida ada beras.Puji Tuhan selalu ada belas kasian dari tetangga rumah dan keluarga," kenang Mama Rosalia sambil mengusap air mata di pipinya.
Baca Juga: Diduga Lahap Dana Desa Ratusan Juta, Pj Golo Langkok Diadukan Warga ke Polisi
Terlihat fisik Mama Rosalia Parera sekarang sudah tidak bisa lagi untuk bekerja dan sudah sering mengalami sakit, jalanya terlihat sudah sangat membungkuk.
Tinggal di gubuk reyot, Mama Rosalia dalam kesehariannya tetap bekerja semampunya saja untuk menyambung hidup. Ia berharap akan ada bantuan Tuhan lewat tangan pemerintah dan orang-orang baik yang mau berbelas kasihan kepadanya.