daerah

Rikard Persly Desak Pemda Manggarai Timur Serius Perhatikan Dua Persoalan Penting di Kecamatan Elar

Jumat, 20 Juni 2025 | 09:30 WIB
Rikard Persly anggota DPRD Manggarai Timur (Foto: Dokpri Rikard Persly)

Rikard Persly berharap Dinas PUPR Matim bisa perhatikan hal ini (AMB) secara serius.

"Diharapkan ini menjadi perhatian serius Dinas PUPR Matim karna ini sudah menjadi perhatian Pansus tahun anggaran sebelumnya dan tidak di lanjuti secara tehnis dan serius oleh Dinas PUPR, " Pungkasnya.

Lebih lanjut Rikard Persly juga mendesak pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur untuk memperbaiki ruas jalan Lempang Paji-Golo Lebo.

Baca Juga: Tuntutan Hak Normatif Dipenuhi, Konflik YPTTK dan Lucius Proja Moa Berakhir Damai

Adapun Poin pandangan umum Fraksi Golkar plus Demokrat terhadap nota keuangan atas rancangan peraturan daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA.2024 Pada Massa Sidang III tahun 2025 antara lain sebagai berikut;

A. Terhadap pendapatan Daerah:

1) Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 58.109.540.446.00 ( Lima Puluh Delapan Miliar Seratus Sembilan Juta Lima Ratus Empat Puluh Ribu Empat Ratus Empat Puluh Enam Rupiah), dan terealisai sebesar Rp. 41. 456.645.214.39 (Empat Puluh Satu Miliar Empat Ratus Lima Puluh Enam Juta Enam Ratus Empat Puluh Lima Ribu Dua Ratus Empat Belas Rupiah, Tiga Puluh Sembilan Sen) atau 71,34%. Berdasarkan laporan realisasi PAD Tahun 2024 yang hanya mencapai 71,34%, maka strategi intensifikasi pajak dan retribusi harus lebih inovatif dan agresif. Upaya pembentukan Dinas/Badan Pendapatan Daerah pada tahun ini juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pendapatan daerah.

2) Realisasi pajak masih sangat rendah dari target yang ditetapkan. Oleh karena itu, perlu inovasi dalam memperoleh pendapatan dari sektor pajak. Pembentukan dinas/badan pendapatan daerah harus menjadi instrumen penting dalam meningkatkan pendapatan melalui pajak.

Baca Juga: Siap Bertarung dalam Pemilihan Ketua BEM UNIKA, Paket KITA Usung Visi Membumi, Berdaya, dan Berdampak Nyata

3) Mohon Penjelasan Pemerintah terkait Pendapatan BLUD SPAM yang tidak dilaporkan. Padahal sudah jelas sumber pendapatan SPAM.

4) Strategi ekstensifikasi pajak dan retribusi melalui upaya perluasan sumber pajak dan retribusi harus segera diwujudkan, antara lain, peningkatan status BLUD SPAM menjadi PDAM, membentuk Perda BUMD, Perda Investasi Daerah dan Perda Pengembangan UMKM.

5) Mendorong optimalisasi dan sertifikasi aset tanah daerah. Optimaliasasi aset tanah daerah dimaksud agar dapat dikelola baik oleh pemerintah daerah maupun oleh pihak ketiga agar menjadi produktif dan peluang pendapat daerah.

Baca Juga: Diplomasi di Atas Abu Sejarah: Indonesia Hargai Korban Perang Dunia di Rusia

B. Terhadap Belanja Daerah

1) Tercapainya realisasi belanja Daerah Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp. 1.249.675.733.679.00 ( Satu Triliun Dua Ratus Empat Puluh Sembilan Miliar Enam Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tiga Ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Sembilan Rupiah). Atau 98,58% telah menggambarkan hasil capaian Program OPD dalam Mengoptimalkan Potensi Daerah. Namun, Fraksi juga menyampaikan perlunya peningkatan kreatifitas program terpadu antara OPD dengan tujuan percepatan optimalisasi potensi dalam rangka peningkatan PAD secara signifikan. Oleh karena itu, Fraksi Demokrat Plus Golkar mengusulkan harus dilakukan kajian potensi pendapatan kedepan benar-benar diangka yang moderat. Maka dari itu, Fraksi Demokrat Plus Golkar meminta Pemerintah untuk menjelaskan, terkait realisasi pendapatan yang begitu rendah, terlebih pada realisasi Pendapatan Asli Daerah yang sangat kecil.

Halaman:

Tags

Terkini