daerah

Sari Toga Komodo, Ramuan Lokal Flores Tembus Pasar Nasional

Sabtu, 21 Juni 2025 | 11:56 WIB
Adrianus Taur, Direktur PT. Sari Toga Komodo

Minuman ini dikenal efektif dalam menjaga stamina, meningkatkan kekebalan tubuh, dan memberikan kehangatan alami.

Baca Juga: Hangatnya Prabowo di Negeri Beruang Merah: Presiden Indonesia Disambut Diaspora dengan Cinta dan Harapan

Sari Campur: Mengandung campuran rempah pilihan seperti jahe merah, temulawak, kunyit, kencur, kayu manis, daun sereh, dan daun pandan.

Varian ini dipercaya memiliki khasiat luar biasa, mulai dari menetralkan gula darah, melawan radikal bebas, mengobati masuk angin, batuk, dan sakit pinggang, mencegah diabetes, mengobati masalah lambung/maag, hingga membantu mengatasi susah tidur.

Kedua produk ini hadir dalam bentuk bubuk praktis yang sangat mudah diseduh dengan air panas. Cukup seduh, dan nikmati secangkir minuman sehat yang siap menemani aktivitas Anda.

Baca Juga: Hangat di Praha: Presiden Prabowo dan PM Ceko Bahas Penguatan Hubungan Bilateral di Tengah Transit Diplomatik

Dari Rumah Produksi Lokal Hingga Pengakuan Nasional

Rumah produksi Sari Toga Komodo berlokasi strategis di Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Produk ini dapat ditemukan di beberapa titik penjualan di Labuan Bajo seperti Perumda Bidadari di Gua Batu Cermin, Wela Bajo Hotel, dan Galeri Sari Toga di Kaper. 

Tak hanya itu, jangkauan produk juga diperluas melalui jaringan reseller yang tersebar.

Perjalanan Sari Toga Komodo dalam empat tahun terakhir adalah kisah inspiratif tentang pertumbuhan dan dedikasi.

Sejak 2021, Adrianus Taur telah aktif mengikuti berbagai pelatihan kewirausahaan dan tak pernah absen dalam pameran UMKM.

Kiprahnya sebagai narasumber bagi UMKM pemula semakin mengukuhkan posisinya sebagai pionir.

Puncak pengakuan datang ketika Sari Toga Komodo meraih juara 1 grand final Floratama Academic yang diselenggarakan oleh BPOLBF, dan masuk dalam nominasi 30 UMKM konsisten dengan produk lokal tingkat nasional dari 300 peserta yang diadakan oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

"Kami tidak pernah berhenti belajar dan berinovasi. Setiap pelatihan, setiap pameran, adalah kesempatan untuk berkembang," ujar Adrianus.

Halaman:

Tags

Terkini