daerah

Mahasiswa KKN Uniflor di Desa Kotodirumali Kibarkan Semangat Kemerdekaan dengan Gapura Megah

Kamis, 7 Agustus 2025 | 22:05 WIB
Dokumentasi kegiatan pembangunan gapura di Desa Kotodoromali. Foto: IM

Kotodirumali, Idenusantara.com–Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Flores (Uniflor)-Ende di Desa Kotodirumali menunjukkan dedikasi melalui pembangunan gapura peringatan bernuansa merah putih. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 07 Agustus 2025 ini menjadi bagian dari program pengabdian mereka sekaligus wujud nyata kolaborasi dengan masyarakat desa dalam memeriahkan HUT RI.

Latar Belakang dan Filosofi Pembangunan

Gapura yang dibangun di pintu masuk utama desa ini dirancang sebagai simbol persatuan dan ketahanan masyarakat, selaras dengan tema KKN "KKN Berdampak: Menuju Desa Cerdas, Mandiri, dan Lestari". Desainnya memadukan unsur tradisional Nagekeo dengan simbol-simbol nasional, mencerminkan harmoni antara kearifan lokal dan semangat kebangsaan. Material bambu lokal dipilih untuk menonjolkan kelestarian lingkungan–salah satu fokus program KKN Uniflor di Nagekeo.

“Pembangunan gapura ini bukan sekadar karya fisik, melainkan simbol penyatuan semangat akademik dan gotong royong desa. Mahasiswa hadir sebagai katalisator perubahan melalui pendekatan kreatif,” ujar Koordinator Publikasi, Dokumentasi, dan Desain KKN Kotodirumali, Ilarius Kristoforus Madu, menegaskan komitmen kontribusi nyata bagi desa.

Kepala Desa Kotodirumali, Martinus Mau, menyampaikan,

 “Ini adalah bukti sinergi yang kami dambakan. Semangat muda mahasiswa telah membangkitkan partisipasi warga dalam menyambut kemerdekaan.” pungkasnya.

Merawat Semangat Pengabdian

Gapura peringatan di Kotodirumali kini berdiri tegak menyambut setiap pendatang, mengingatkan bahwa semangat kemerdekaan terus hidup melalui kerja nyata. Seiring dengan aktivitas KKN di bidang ketahanan pangan, literasi, dan lingkungan yang masih berlangsung hingga akhir Agustus, mahasiswa Uniflor terus membuktikan komitmennya sebagai agen transformasi desa.

Di balik gapura kemerdekaan ini, tersirat harapan besar: pengabdian tak berakhir di Agustus, tetapi menjadi benih pembangunan berkelanjutan.*

 

Penulis: Ilarius K. Madu peserta KKN Desa Kotodirumali.

Terkini