Wakil Gubernur menegaskan komitmen pemerintah untuk pemulihan secara bertahap, dimulai dari kebutuhan darurat hingga pembangunan jangka panjang.
Baca Juga: Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma Membuka Rakerda Pemuda Katolik Komisariat Daerah NTT
Suara Warga dan Kebutuhan Mendesak
Ibu Yosefina Meli Boa (35) menceritakan pengalaman mengerikan ketika banjir bandang datang begitu cepat pada malam hari. Ia dan anaknya selamat dengan cara berpegangan pada batang pohon di tengah derasnya arus. Setelah beberapa saat bertahan, adik iparnya nekat berenang sambil berpegangan pada seutas tali untuk menyelamatkan mereka.
Namun, duka tak terelakkan. Suami, anak, serta salah satu kerabatnya ditemukan meninggal keesokan paginya, terjebak di dalam rumah yang tertimbun lumpur.
Beberapa warga lainnya juga masih kehilangan anggota keluarga yang belum ditemukan. Mereka berharap agar masa pencarian korban hilang dapat diperpanjang, sehingga setiap korban dapat ditemukan dan diberi pemakaman yang layak.
Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur NTT menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat terdampak.
“Pemerintah daerah NTT ikut berduka cita yang mendalam bersama para korban. Sesuai arahan langsung Presiden Prabowo, kami akan berupaya semaksimal mungkin menanggulangi semua kerusakan yang terjadi. Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap warga yang terdampak mendapat perlindungan, bantuan, dan harapan bagi masa depan mereka. Pemerintah juga berjanji akan memperpanjang masa pencarian serta memperkuat personel dan sarana pencarian,” tegas Wakil Gubernur saat bertemu langsung dengan para korban.
Baca Juga: Gubernur dan Wagub NTT Terima Duta Besar Italia Untuk Indonesia
Selain memperjuangkan perpanjangan masa pencarian, warga juga menyampaikan kebutuhan mendesak, terutama air bersih, makanan, tempat tinggal sementara, serta perhatian khusus bagi anak-anak yang masih mengalami trauma.
“Kami sekarang kekurangan air bersih untuk makan, minum, dan kebutuhan sehari-hari. Bak penampung di hulu pecah, jadi kami hanya bertahan dengan persediaan yang ada sekarang. Kami benar-benar membutuhkan air bersih,” ungkap seorang warga terdampak bencana kepada Wakil Gubernur.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman dan memastikan percepatan pemulihan. Pemprov NTT bersama pemerintah kabupaten, TNI, Polri, dan instansi terkait berkomitmen melakukan penanganan bencana dengan prinsip lebih baik, lebih aman, dan berkelanjutan, agar masyarakat dapat kembali bangkit dengan harapan baru.