daerah

Serap Aspirasi Masyarakat Rikard Persly Gelar Reses di Rana Gapang

Minggu, 19 Oktober 2025 | 10:13 WIB
Rikard Persly saat reses di Dusun Weong-Rana Gapang (Foto: Jhii Serlenso-Idenusantara.com)

Reses Jadi Ruang Harapan Warga Desa

Di tengah bayang-bayang trauma akibat kekurangan debit air minum bersih, kurangnya faktor penunjang di fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan seperti Pustu dan Poskesdes, rumah yang tidak layak huni, harga dan perolehan pupuk yang sulit di jangkau, irigasi, jalan rusak, harga komoditi yang kurang stabil, dan persoalan lainnya warga di Kampung Weong dan warga Dusun Tirus di Desa Rana Gapang menemukan secercah harapan.

Bukan dari bantuan instan, melainkan dari sebuah pertemuan sederhana kegiatan reses anggota DPRD Manggarai Timur, Rikard Persly.

Warga Desa yang terdampak langsung kekurangan debit air bersih dan persoalan lainnya. Mereka datang bukan sekadar duduk mendengarkan, melainkan membawa suara-suara yang sebelumnya nyaris tak terdengar oleh kebijakan.

Reses ini menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan wakil rakyat. Bagi warga kedua dusun ini, pertemuan itu adalah ruang terbuka untuk menyampaikan kegelisahan dan harapan tentang kesulitan mereka.

Masyarakat berharap agar fasilitas penunjang pendidikan baik Paud maupun beberapa SD yang ada di wilayah Desa Rana Gapang dapat di perhatikan oleh pemerintah.

Baca Juga: Disebut Satu Mobil dengan Polisi Menuju Lokasi Olah TKP, Antonius Goru: Saya Pakai Ojek

Rikard Persly Siap Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat

Mendengar semua keluhan itu, Rikard Persly menyatakan keseriusannya untuk siap memperjuangkan aspirasi warga. Ia menyebut beberapa usulan tersebut sebagai kebutuhan mendesak dan akan dibawa ke sidang paripurna.

“Kami tidak bisa janji semua langsung terealisasi tahun ini, karena anggaran sedang ketat. Tapi saya pastikan, suara masyarakat semuanya tidak akan berhenti di sini,” ujar Rikard Persly yang kini juga menjabat sebagai Sekretaris Partai Golkar Manggarai Timur.

Kegiatan reses ini memang hanya berlangsung beberapa jam, namun tumbuh harapan kolektif bagi warga.

Dan di desa rana gapang yang mengalami beberapa persoalan, kini muncul harapan baru, bahwa pemulihan tidak hanya soal perbaikan fisik, tapi juga tentang membangun kembali keberanian untuk berharap.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rikard Persly menyampaikan komitmennya untuk mengawal seluruh usulan hingga ke rapat paripurna DPRD. Ia menyatakan bahwa realisasi program akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah dan skala prioritas pembangunan.

Meski mengakui adanya keterbatasan anggaran, terutama akibat pemotongan dari pemerintah pusat (Efisiensi), ia tetap berjanji untuk memperjuangkan kebutuhan masyarat.

“Ini tugas kami sebagai wakil rakyat. Semua aspirasi hari ini akan kami bawa dan bahas dalam forum resmi di DPRD.Harapannya Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, Lembaga DPR dan Masyarakat agar selalu bergandengan tangan bersama membangun daerah tercinta Manggarai Timur ini ke arah yang lebih baik.” pungkasnya

Halaman:

Tags

Terkini