daerah

Hadirkan Dedikasi Penuh Untuk Masyarakat Manggarai Timur, Yayasan Sahabat Pedalaman Bangun Jembatan di Wae Mapar

Senin, 10 November 2025 | 20:12 WIB
Jembatan yang dibangun Yayasan Sahabat Pedalaman di Wirung-Elar Selatan (Foto: Dok. Yayasan Sahabat Pedalaman)

Setelah berbulan-bulan perjuangan yang melelahkan, hari yang dinantikan pun tiba. Jembatan gantung sepanjang 75 meter itu berdiri kokoh, melengkung anggun di atas sungai. Itu bukan sekadar rangkaian besi dan kayu tetapi itu adalah simbol nyata dari harapan yang kini terwujud.

Saat Abdul Rajak berdiri di tengah jembatan, menyaksikan langkah pertama warga Wirung dan Musumanang yang kini bisa bersalaman tanpa harus menyeberangi air yang berisiko, air matanya menetes.

"Kami tidak tahu harus membalas budi ini dengan apa. Anak-anak kami kini bisa ke sekolah setiap hari. Kesehatan kami terjamin. Ekonomi kami pasti membaik," ujar seorang tetua adat dari Wirung dengan suaranya tercekat.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Capai Miliaran Rupiah, Kejaksaan Negeri Manggarai Diminta Panggil dan Periksa Kades Benteng Kuwu Walterius Handur

"Terima kasih kepada Relawan Sahabat Pedalaman, khususnya untuk Bapak Rajak, atas kepeduliannya terhadap kami di pedalaman Manggarai Timur ini. Kalian bukan hanya membangun jembatan fisik, tapi juga jembatan hati antara kami," tutur warga.

Abdul Rajak hanya tersenyum rendah hati. Baginya, jembatan di Wae Mapar adalah pengingat bahwa kepedulian ditambah dengan aksi nyata dapat mengubah kesulitan menjadi keajaiban dan memutus keterasingan menjadi persatuan. Misi telah selesai jembatan harapan telah berdiri membentang kokoh dan di hatinya Rajak tahu akan ada sungai lain di pedalaman yang menanti sentuhan tangan Sahabat Pedalaman berikutnya.

 

Halaman:

Tags

Terkini