Idenusantara.com-Sebagai penulis buku dan pegiat UMKM di Manggarai Timur, Maria G.S Ratna kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan berbagi kasih kepada beberapa kelompok UMKM dan warga miskin di Golo Ntoung, kelurahan Rana Loba, kabupaten Manggarai Timur pada Senin (22/12/2025).
Aksi berbagi kasih ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan sembako, kebutuhan harian, bantuan peralatan mesin untuk memproduksi jenis UMKM dari hasil ladang serta bantuan sedikit uang tunai.
Maria Ratna mengungkapkan bahwa rejekinya berbagi bersumber dari hasil penjualan buku karyanya sendiri.
"Saya benar-benar berbagi dari segala kekurangan saya.Rejeki ini bersumber dari hasil penjualan buku *Merawat Ladang Kehidupan* Seri 1-3", tuturnya.
Baca Juga: Catatan Rindu Anak Perantau Tentang Suasana Natal di Dusun Yang kecil
Maria Ratna dalam kesempatan penyerahan bantuan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata iman yang diterjemahkan dalam tindakan kasih kepada sesama, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Berbagi kasih ini lahir dari kesadaran bersama bahwa Natal bukan hanya dirayakan dalam seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam kepedulian yang nyata.Mereka adalah saudara kita yang perlu dirangkul dengan kasih,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa selama ini dirinya kerap berbagi kasih saat Natal. Tahun ini saat merayakan sukacita Natal dirinya juga turun langsung sebagai wujud aksi sosial yang lebih menyentuh.
“Biasanya setiap tahun kami merayakan Natal dan turun langsung berbagi kasih sedikit kepada sesama yang paling membutuhkan, agar sukacita Natal benar-benar dirasakan bersama,” terangnya.
Baca Juga: Naik 5,45%, Gubernur Melki Resmi Tetapkan Upah Minimum Provinsi NTT Tahun 2026
"Aku ada berikan sembako ke anak ibu Marta Semung yang saat ini masih ada di rumah tahanan Ruteng karna bunuh suaminya di Golo Ntoung kelurahan Rana Loba kabupaten Manggarai Timur", tambahnya.
Sebagai penulis buku dan pegiat UMKM di Manggarai Timur, Maria Ratna mengungkapkan rasa bangganya kepada semua teman-teman pegiat UMKM yang mengolah bahan baku atau bahan dasar yang diperoleh dari ladang sendiri untuk diolah menjadi industri rumah tangga.
"Manggarai Timur sangat kaya sumber daya alamnya. Tanam apa saja pasti sukses.
Jagung, ubi-ubian, labu kuning/Kestela, Sorgum, wijen, pisang dan lainnya. Dan ini yang kami kelola sebagai pengusaha UMKM. Tapi sebagai Penulis saya tidak sepakat dengan kata Pengusaha, saya lebih fokus pada kata Penggiat.Kenapa penggiat, sebab kami masih butuh support dari pemerintah", pungkasnya.