Proposal Gencatan Senjata di Gaza Disetujui Hamas

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Senin, 31 Maret 2025 | 09:23 WIB
Pedemo anti-pemerintah membawa bendera sambil meneriakkan slogan di depan tempat tinggal Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mendesak agar agresi di Gaza dihentikan. Diperkirakan sebanyak lebih dari 100 ribu warga Israel berunjuk rasa di sejumlah kota. (Foto: by Menahem Kahana / AFP)
Pedemo anti-pemerintah membawa bendera sambil meneriakkan slogan di depan tempat tinggal Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mendesak agar agresi di Gaza dihentikan. Diperkirakan sebanyak lebih dari 100 ribu warga Israel berunjuk rasa di sejumlah kota. (Foto: by Menahem Kahana / AFP)

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 896 orang telah tewas sejak Israel melanjutkan serangan setelah gencatan senjata fase pertama berakhir.

Beberapa hari setelah Israel memperbarui serangannya, Hamas juga meluncurkan roket ke Israel dari Gaza.

Selama fase pertama gencatan senjata yang berlangsung pada 19 Januari, 1.800 tahanan Palestina dibebaskan sebagai ganti 33 sandera Israel yang ditawan di Gaza, sebagian besar sejak 7 Oktober 2023.

Dari 251 sandera yang ditawan, AFP memberitakan 58 orang masih ditawan di Gaza, termasuk 34 yang menurut militer Israel telah tewas.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Sumber: AFP, CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X