IDENUSANTARA.COM Otak merupakan pusat kendali tubuh yang memungkinkan seseorang untuk bergerak, berpikir, bernapas, dan melakukan berbagai kegiatan. Ternyata ada sejumlah makanan yang bisa membantu meningkatkan kecerdasan otak.
Otak adalah orang yang sangat penting. Oleh karena itu, penting juga untuk menyediakan "bahan bakar" dan nutrisi yang berlimpah untuk membantunya berfungsi dengan baik dan tetap sehat.
Melansir Eating Well, makanan yang dikonsumsi sehari-hari berperan besar dalam struktur dan kesehatan otak.
1. Telur
Makanan untuk kecerdasan otak yang pertama adalah telur. Panganan ini tergolong makanan yang mudah didapat dan harganya relatif murah.
Tak diragukan lagi telur kaya akan protein yang baik untuk kesehatan. Bahkan, kuning telur mengandung kolin yang sangat baik untuk perkembangan dan kecerdasan otak.
2. Ikan berlemak
Jenis ikan berlemak seperti salmon, trout, tuna, dan ikan sarden merupakan makanan untuk kecerdasan otak. Ikan-ikan ini tinggi akan kandungan asam lemak omega-3.
Mengutip Healthline, omega 3 berfungsi untuk membentuk otak dan sel saraf sehingga asam lemak ini penting untuk fungsi belajar dan mengingat.
3. Brokoli
Sayuran hijau seperti brokoli mudah ditemukan dalam sajian sup atau masakan lain. Diperkaya dengan antioksidan, brokoli juga kaya akan vitamin K.
Vitamin K merupakan vitamin larut lemak yang penting untuk membentuk sfingolipid atau tipe lemak yang membungkus sel-sel otak. Sejumlah studi menghubungkan asupan vitamin K dengan ingatan yang lebih baik.
Selain vitamin K, brokoli juga mengandung komponen antiinflamasi dan efek antioksidan sehingga membantu melindungi otak dari kerusakan.
4. Alpukat
Buah satu ini kerap dijadikan alternatif minuman jus atau bahkan sebagai pendamping salad.
Alpukat memang mengandung lemak. Namun, kandungan lemak yang ada dalam alpukat merupakan lemak tak jenuh tunggal yang berkontribusi pada kesehatan aliran darah.
"Dan aliran darah yang sehat berarti otak sehat," kata Ann Kulze, penulis Dr. Ann's 10-Step Diet: A Simple Plan for Permanent Weight Loss; Lifelong Vitality dikutip dari WebMD.