Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Indonesia dalam berbagi pengalaman dalam pengembangan energi terbarukan, penguatan kebijakan energi, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
“Kami menyambut baik minat Zimbabwe terhadap kerja sama pengembangan kapasitas di bidang pertanian, perikanan, dan sektor mineral strategis. Ke depan, kami berharap isu-isu ini dapat mulai dibahas lebih lanjut di tingkat teknis dalam kerangka KSST, sehingga dapat dirancang program-program yang sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Setya.
Wakil Kepala Sekretariat Presiden dan Kabinet Republik Zimbabwe, Z. R. Churu, menekankan pentingnya KSST yang selama ini menjadi landasan utama hubungan antara kedua negara. Ia menyebut bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada ranah diplomatik, namun juga merambah ke bidang pendidikan, budaya, pertambangan, energi, serta pembangunan sumber daya manusia.
"Kami menghargai segala bentuk dukungan dan pertukaran yang telah terjadi antara Zimbabwe dan Indonesia. Hubungan ini bukan sekadar bantuan satu arah, tetapi merupakan kerja sama saling menguntungkan yang memperkuat kapasitas dan pertumbuhan kedua bangsa," ujar Churu.
Churu juga menekankan bahwa hubungan Indonesia dan Zimbabwe memiliki potensi besar untuk ditingkatkan. Ia menyoroti sejumlah sektor yang menjadi fokus kerja sama ke depan, di antaranya pertukaran pelajar, pembangunan kapasitas dan pelatihan vokasi, kerja sama energi dan infrastruktur, serta di sektor pertambangan dan pertanian.
“Kami sangat ingin melihat Indonesia hadir lebih kuat di Zimbabwe. Ini bukan sekadar keinginan diplomatik, tetapi bagian dari visi kami untuk membangun masa depan bersama,” katanya Churu.
Menutup sambutannya, Churu mengucapkan terima kasih atas peran aktif Indonesia dalam berbagai forum internasional dan komitmen kuatnya terhadap solidaritas global. Ia berharap kunjungan dan pertemuan ini menjadi titik tolak bagi peningkatan kerja sama yang lebih konkret dan berdampak bagi kedua negara.
Turut hadir dalam kunjungan Wakil Kepala Sekretariat Presiden dan Kabinet Republik Zimbabwe, di antaranya Chief Director, W. Kachere; Director, W. Taringa; Duta Besar Republik Zimbabwe untuk Indonesia, Martin Makaruru; dan Staf Kedutaan Besar Republik Zimbabwe, Alfred Mucheuki
Artikel Terkait
Wisatawan Asal Tiongkok Tewas Tenggelam di Kawasan Taman Nasional Komodo
Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik, PLN Bersama Jurnalis Manggarai Site Visit ke PLTP Ulumbu
Tuntutan Hak Normatif Dipenuhi, Konflik YPTTK dan Lucius Proja Moa Berakhir Damai
Siap Bertarung dalam Pemilihan Ketua BEM UNIKA, Paket KITA Usung Visi Membumi, Berdaya, dan Berdampak Nyata
Hangat di Praha: Presiden Prabowo dan PM Ceko Bahas Penguatan Hubungan Bilateral di Tengah Transit Diplomatik
Prabowo Disambut Hangat di Rusia, Siap Bahas Kemitraan Strategis dengan Presiden Putin
Hangatnya Prabowo di Negeri Beruang Merah: Presiden Indonesia Disambut Diaspora dengan Cinta dan Harapan