Maju Pemila Ketum ILUNI UI, Boni Hargens Usung Gagasan Inklusif dan kepemimpinan yang Progresif

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Sabtu, 2 Agustus 2025 | 14:58 WIB
Putra Manggarai sekaligus Analisis Politik Nasional, Bonifasius 'Boni' Hargens, Ph.D
Putra Manggarai sekaligus Analisis Politik Nasional, Bonifasius 'Boni' Hargens, Ph.D

Ruteng, Idenusantara.com – Bonifasius 'Boni' Hargens, seorang figur intelektual asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur, telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025-2028.

Mendapat nomor urut 1, Boni hadir membawa gagasan besar, menjadikan ILUNI UI sebagai powerhouse inovasi, potensi, dan kolaborasi yang berdampak bagi alumni dan kemajuan bangsa Indonesia.

Bagi Boni, ILUNI UI bukan sekadar tempat bernostalgia, melainkan sebuah kekuatan strategis bangsa yang harus disatukan.

Ia percaya, alumni UI adalah jaringan pemikir, pemimpin, dan pelaku perubahan yang perlu digerakkan dalam semangat kolaborasi yang inklusif.

"ILUNI UI adalah wadah strategis bagi alumni untuk memberikan kontribusi nyata. Kita harus menjadi katalisator perubahan sosial dan kebangsaan," tegas Boni saat dihubungi media ini, Jum'at (1/8/2025).

Jejak Dedikasi: Dari Akademisi hingga Pengawas Lembaga Negara

Perjalanan Boni Hargens menunjukkan dedikasi yang tinggi, baik di dunia akademis maupun publik.

Lulusan S1 Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia ini memiliki rekam jejak pendidikan yang luas, melanjutkan studi hingga meraih gelar Doktor (PhD) di bidang Kebijakan Publik dan Administrasi dari Walden University, Minneapolis, AS, dengan IPK sempurna 4.0.

Disertasinya yang mengawinkan teori oligarki dan kartel politik di Indonesia pasca-1998 menuai apresiasi luas, membuktikan pemikirannya yang tajam dan relevan.

Sebagai seorang intelektual, Boni tidak hanya berteori di ruang kuliah. Ia adalah Dosen Ilmu Politik UI yang aktif memberikan pandangan kritis sebagai pengamat politik profesional.

Komitmennya pada integritas dan gagasan juga membawanya ke ranah pengabdian negara, salah satunya sebagai Dewan Pengawas Lembaga Kantor Berita Negara (LKBN) Antara.

Posisi ini, yang ia emban sejak tahun 2016, menunjukkan kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah untuk memanfaatkan keahliannya dalam mengawal lembaga informasi publik yang profesional.

"Kepemimpinan yang progresif, terukur, dan berorientasi pada dampak nyata adalah sebuah keharusan demi menjawab tantangan peradaban dan mencapai pembangunan nasional yang lebih baik," ujarnya.

Gebrakan Program Unggulan Berdampak Nyata

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Rekomendasi

Terkini

X