Bukan Panen Simpati, Kunjungan Zulhas ke Lokasi Banjir Justru Picu Gelombang Kritik Dari Selebritas

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Minggu, 7 Desember 2025 | 22:35 WIB
Kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), ke lokasi bencana banjir di Padang, Sumatera Barat, baru-baru ini memicu gelombang kritik pedas di media sosial
Kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), ke lokasi bencana banjir di Padang, Sumatera Barat, baru-baru ini memicu gelombang kritik pedas di media sosial

 

Idenusantara.com-Kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), ke lokasi bencana banjir di Padang, Sumatera Barat, baru-baru ini memicu gelombang kritik pedas di media sosial, di mana aksi beliau yang memanggul karung bantuan dianggap sebagai upaya pencitraan yang dipaksakan.

Foto yang menampilkan Zulkifli Hasan berjalan di tengah lumpur sambil memanggul karung dengan raut wajah kelelahan, langsung menjadi viral. Namun, alih-alih mendapat simpati, unggahan tersebut malah dikritik keras oleh warganet dan sejumlah figur publik.

Baca Juga: Asisten Pribadi Prabowo Tuai Hujatan Usai Bikin Konten ‘A Day in My Life’ di Area Banjir, Netizen : “RIP Nurani”

Perdebatan ini mencuatkan isu sensitif tentang otentisitas pejabat publik saat berada di lokasi bencana. Sentimen negatif yang ada di masyarakat terekam jelas melalui komentar-komentar dari para selebritas yang turut menyuarakan kekecewaan mereka

“Geli banget lihatnya stop please this is,” kata Luna Maya dikutip dari tangkapan layar yang beredar pada Kamis (4/12/2025).

“Air matanya kurang keluar pak,” komentar komika Musdalifah Basri.

Ada juga komentar pemilik goyang ngebor, Inul yang menggunakan bahasa Jawa yang menyebut Zulhas pencitraan.

“Ya Allah sik sempate pak sampean pencitraan,” katanya dengan emoji menangis.

“Ya Allah tolong kondisikan hati saya,” kata Shireen Sungkar.

Baca Juga: Dipicu Aturan Baru, Dana Desa Tahap II Untuk 2.123 Desa di NTT Terancam Gagal Cair

Zulkifli Hasan, yang juga Ketua Umum PAN, berada di lokasi bencana untuk memastikan penyaluran bantuan dan penanganan pascabencana. Meskipun beliau dan timnya berusaha menunjukkan komitmen pemerintah, kritik fokus pada penggunaan simbol-simbol yang dinilai tidak alami atau dipersiapkan.

Peristiwa ini kembali menyoroti meningkatnya pengawasan publik di era digital, di mana setiap pergerakan tokoh politik di lokasi bencana akan dianalisis ketat, menegaskan bahwa keaslian dan fokus pada bantuan nyata lebih dihargai daripada upaya pencitraan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X