IDENUSANTARA.COM - Kepala Bulog Kanwil NTT, Himawan Kartika Nugraha pastikan stok beras tercukupi Jelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024 di Provinsi NTT.
Selaku kepala Bulog NTT, Himawan Kartika menghimbau masyarakat NTT untuk tidak panik akan langkahnya beras dan memastikan stok beras di Provinsi NTT tercukupi selamat hari raya Idul Fitri.
"kami menghimbau agar masyarakat jangan panik akan kelangkaan beras,dan kami pastikan ketersediaan beras di NTT tercukupi selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024" Imbau Himawan.
Lebih lanjut menurut Kepala Bulog Kanwil NTT untuk menjaga ketersediaan stok dan kestabilan harga menjelang hari raya, Bulog NTT secara proaktif melakukan hal strategis dan preventif turun lapangan dan mengandeng pedagang beras yang tergabung dalam mitra Bulog.
"Dalam upaya menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga menjelang Bulan Ramadhan Dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024, Perum Bulog Kanwil NTT secara proaktif melakukan langkah-langkah strategis dan preventif dengan menggandeng para pedagang beras yang tergabung dalam Mitra Bulog Pasar Inpres agar dapat mendukung Pemerintah dalam penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan tidak melakukan kegiatan illegal yang berdampak pada penganggaran hukum, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga beras SPHP menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024 di Wilayah NTT khususnya Kota Kupang." ujar Kepala Perum Bulog Kanwil NTT Himawan Kartika Nugraha.
Untuk diketahui, harga beras Medium yang disalurkan ke tingkat konsumen di Pasaran melalui para pedagang beras yang tergabung dalam keanggotaan Mitra Bulog sebesar 11.500 / Kg. Hal ini mengacu pada Peraturan Badan Pangan Nasional (BPN) Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2023 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) beras. Ungkapnya.
Pihaknya menghimbau agar Masyarakat NTT tidak perlu panik akan langkahnya stok komoditi (beras) di Pasaran, karena stok beras Bulog yang ada saat ini di Gudang Penyimpanan maupun stok beras yang sementara dalam perjalanan dapat mencukupi atau memenuhi kebutuhan masyarakat NTT ± 4 bulan kedepan.
Di tempat terpisah, Hj. Mustalim selaku Koordinator Mitra Bulog Pasar Inpres Kota Kupang mengungkapkan bahwa pihaknya berjanji akan mendukung penuh Pemerintah Provinsi NTT khususnya Perum Bulog Kanwil NTT, dalam penyaluran beras SPHP ke tingkat konsumen dengan tidak melakukan kegiatan illegal yang berdampak pada pelanggaran hukum.
Bentuk dukungan penuh ini dilihat dari Deklarasi Damai yang dilakukan oleh Para Mitra Bulog Pasar Inpres yang berjumlah ± 100 orang di salah satu lapak / tempat jualan dengan tujuan untuk mendukung Pemerintah dalam penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan tidak melakukan kegiatan illegal yang berdampak pada penganggaran hukum, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga beras SPHP menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024 di Wilayah NTT khususnya Kota Kupang. Tuturnya.***