Puisi : Kenangan
Oleh : Wilibrodus Avellino Ikin Harum ( Mahasiswi Prodi PBSI UNIKA St. Paulus Ruteng, Kelas 2021 B )
Aku teringat akan kita yang dulu.
Hujan yang selalu jatuh, membuat ingatan kembali bekerja.
Mungkin hujan juga mengerti.
Sehingga dia menangis terus.
Sambil aku tuangkan kopi.
Menikmati saat itu, dengan tenang.
Tanpa memikirkan hal lain.
Aku hanya ingat satu hal.
Hal yang sederhana, tapi sangat berarti.
Mungkin buat orang lain itu tidak penting.
Tapi bagi saya sangat berarti .
Karena adanya masa lalu, saya bertahan sampai sekarang.
Memang ada sebagian orang benci akan kenangan.
Apalagi hal yang buat mereka luka.
Tapi bagi saya itu pelajaran.
Masa lalu juga bagian dari hidup.
Tanpa adanya masa lalu.
Mungkin saya tidak seperti sekarang.
Yang sudah sedikit tahu tentang suatu hal
Sederhana, tapi sangat dalam.
Aku akan selalu ingat tentang itu.
Tapi tidak akan mengulangi kebodohan.
Aku akan lanjut hidup.
Dengan mengingat, tapi tidak mengulangi hal yang sama.
Wilibrodus Avellino Ikin Harum
Artikel Terkait
PUISI : Trauma
PUISI : Hujan dan Senja
PUISI : Dua Orang Asing