Puisi : Rindu
Ku menunggu rindumu yang tak kunjung temu.
Berharap ada aku dalam ruang rindumu yang semu.
Ternyata aku hanya halu.
Mengharap sesuatu yang belum tentu milikku.
Aku terlantar.
Antara ada dan tiada.
Tidak tahu hati milik siapa.
Karena keegoan yang mampu mengubah realita.
Saat ini, aku bergumam pada senja.
Tentang pola kata yang sulit aku ungkap.
Tentang rasa bahagia yang kembali aku dapat.
Pun, tentang kehilangan yang aku ikhlaskan pergi.
Juang Sinyo