Puisi : Engkau Pulangkan Rindumu
Terkenang dalam genang.
Pada kita yang tidak saling menang.
Pikiranku terus menimbang.
Bagaimana perasaan ini agar seimbang.
Bayanganmu bersandar di balik kamar.
Mataku melihat itu penuh gemetar.
Sesekali aku mencoba untuk tegar.
Menerima pisah yang belum tentu benar.
Mengasing bukan berarti berhenti.
Hanya meratapi doa untukmu yang jauh dari hati.
Semoga engkau tetap kuat.
Semoga engkau tetap sehat.
Berpisah bukan lagi tidak ada kisah.