Pelatih kepala Tim Garuda Indonesia, Patrick Kluivert menilai jika pemain mampu menjaga konsentrasi dan disiplin taktik, peluang mencuri poin bukan mustahil. Target realistis adalah hasil imbang, tapi kemenangan tentu akan menjadi mukjizat yang diharapkan jutaan pendukung Garuda.
“Kami akan bermain dengan keberanian dan disiplin. Fokus kami bukan hanya bertahan, tapi juga memanfaatkan setiap peluang sekecil apa pun,” ungkap Kluivert.
Dua hari jelang pertandingan, beberapa pemain Timnas memanfaatkan waktu untuk beribadah umrah di Tanah Suci Mekkah. Rizky Ridho, Bekam Putra, dan Nadeo Argawinata diketahui membagikan momen tersebut di media sosial. Mereka berharap doa dan spiritualitas bisa membawa berkah bagi perjuangan Garuda di lapangan.
Baca Juga: Semangat Manggarai Menggema di Jakarta, Cingcoleng Cup III 2025 Resmi Digelar
Langkah ini disambut positif oleh para suporter. Banyak netizen menganggap perjalanan spiritual itu sebagai “jalur langit” demi kemenangan Timnas Indonesia. Harapannya, semangat religius dan mentalitas pantang menyerah bisa menjadi kekuatan tambahan menghadapi tekanan besar di laga tandang.
Selain melawan tuan rumah Arab Saudi, Timnas Indonesia juga akan menghadapi Irak pada 11 Oktober mendatang di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Dua pertandingan ini akan sangat menentukan posisi Indonesia di klasemen grup. Jika mampu mencuri minimal tiga poin, peluang menuju putaran final Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar.
Baca Juga: Lampaui Rata-rata Nasional, Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan II Capai 5,44 %
Publik Tanah Air pun menaruh harapan besar pada tim asuhan Patrick Kluivert. Meski perjalanan berat menanti, semangat dan persiapan matang di Jeddah menjadi tanda bahwa skuad Garuda tak datang untuk menyerah.
“Kami tahu tanggung jawab ini besar. Tapi kami percaya, dengan doa seluruh rakyat Indonesia, kami bisa membuat sejarah,” tutup Sumardji.
Timnas Indonesia lengkap di Jeddah jelang laga hidup mati Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad Garuda optimistis hadapi Arab Saudi dan Irak.