Matematika Tak Pernah Bohong: 91-77, Jaraknya Bumi dan Langit
Kemenangan ini membuat Barcelona mengunci gelar dengan 91 poin dari 35 laga. Real Madrid? Terjebak di 77 poin. Sisa 3 laga pun sudah tak ada artinya. Selisih 14 poin. Selisih harga diri. Selisih mental juara.
Hansi Flick di musim pertamanya langsung persembahkan LaLiga. Sementara di kubu seberang, Madrid harus puas dengan gelar “Spesialis Tepuk Tangan” saat rival angkat piala.
Koleksi Trofi: 36 vs 29, Tapi Malam Ini 29 Terasa Lebih Sakit
Ya, Real Madrid masih pemegang gelar LaLiga terbanyak dengan 36 trofi. Barcelona baru 29. Tapi tadi malam, angka 29 itu terasa seperti 1000 sayatan buat Madridistas. Karena 29 itu diraih di Camp Nou, di depan muka mereka, setelah membantai mereka 2-0.
Baca Juga: Kecam Penggusuran Paksa di Ende, GMNI NTT: Bertentangan dengan UUD 1945 dan Langgar HAM
Jalannya Pertandingan yang Bikin Madrid Trauma:
- Menit 9: Rashford FK. Gol. Courtois jadi patung.
- Menit 18: Assist tumit Olmo. Ferran gol. Arbeloa garuk-garuk kepala.
- Menit 23: Vinicius mau nyambar, dipotong. Simbol Madrid malam ini: selalu telat.
- Menit 62: Gol Bellingham dianulir. Bahkan dewi fortuna pun malas bantu Madrid.
Susunan Pemain:
Barcelona: Joan García; Eric García, Cubarsí, Martín, Cancelo; Pedri, Gavi, Olmo, Rashford, Fermín López, Ferran Torres.
Real Madrid: Courtois; Alexander-Arnold, Asencio, Rüdiger, Fran Garcia; Tchouaméni, Camavinga, Bellingham, Brahim, Vinícius, Gonzalo Garcia.