Kini, kondisi rumah yang nyaris runtuh menjadi ancaman nyata, terutama di musim hujan.Apalagi letak kampungnya di daerah pegunungan yang ketika musim hujan hempasan angin sangat kencang, bisa berpotensi terbangkan seng rumah. Bangunan itu bisa saja roboh kapan saja, dan tidak ada kemampuan ekonomi bagi Anastasia untuk memperbaikinya.
“Kalau ada yang bantu, saya ingin sekali perbaiki rumah ini. Supaya kalau hujan, saya tidak perlu takut lagi. Supaya bisa istirahat tenang, tidak kehujanan di dalam rumah,” harapnya.
Baca Juga: Tindaklanjuti Instruksi Presiden Prabowo, Desa Rana Gapang Bentuk Koperasi Merah Putih
Ajakan untuk Peduli: Wujudkan Rumah Layak untuk Mama Anastasia
Kisah Mama Anastasia adalah satu dari ribuan kisah rakyat kecil yang luput dari sorotan. Di pelosok Indonesia Timur, masih banyak warga yang tinggal di rumah tak layak huni dan tetap berjuang dalam diam. Namun kisah ini menyentuh hati, karena di balik rumah reyot itu, berdiri seorang perempuan tangguh yang tak pernah menyerah.
Kini saatnya kita bergerak. Membantu Mama Anastasia bukan hanya soal merenovasi rumah tua, tapi soal mengembalikan martabat seorang ibu yang telah berjasa besar dalam keluarganya, meski hidup dalam gelap dan keterbatasan.
Rumah itu mungkin reyot, tapi hati penghuninya tegak berdiri. Jangan biarkan Mama Anastasia terus berjuang sendirian.Ulurkan tangan, sebarkan kisah ini, dan mari bersama bantu membangun rumah yang layak untuknya.