Kisah Inspiratif Pasangan Suami Istri di Manggarai Barat Lulus P3K Bersamaan Setelah 20 Tahun Mengabdi

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Selasa, 3 Juni 2025 | 16:54 WIB
Maksimus Hery Yanto dan istrinya, Nertiana Tuti, akhirnya dinyatakan lolos sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) setelah mengabdi sejak tahun 2005 (Foto: J. S-Idenusantara.com)
Maksimus Hery Yanto dan istrinya, Nertiana Tuti, akhirnya dinyatakan lolos sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) setelah mengabdi sejak tahun 2005 (Foto: J. S-Idenusantara.com)

Idenusantara.com-Kisah inspiratif datang dari sepasang suami istri (pasutri) di Kabupaten Manggarai Barat yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa sebagai tenaga kontrak daerah (TKD) selama lebih dari dua dekade.

Maksimus Hery Yanto dan istrinya, Nertiana Tuti, akhirnya dinyatakan lolos sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) setelah mengabdi sejak tahun 2005.

Baca Juga: Serukan Aksi Nyata di Hari Lahir Pancasila, Ketua Yasonar: Jika Pancasila Hanya Diucapkan, Bangsa Ini Akan Rapuh”

Pasangan ini merupakan bukti nyata bahwa ketekunan, kesabaran, dan loyalitas terhadap pelayanan publik akhirnya membuahkan hasil. Setelah lebih dari 20 tahun menjalankan tugas tanpa jaminan status yang pasti, kini mereka bisa bernafas lega. Pada sebuah acara penyerahan Surat Keputusan (SK) P3K, keduanya tampak haru dan penuh syukur.

"Ini adalah hari yang sangat kami nantikan. Perjuangan panjang kami selama ini akhirnya terbayar," ujar Maksimus Hery Yanto, yang akrab disapa Jose.

Baca Juga: Marak dan Abaikan Aturan, Bangunan Liar Tak Kantongi Izin di Manggarai Meresahkan

Saat ini, Jose bertugas di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat, pada Senin (2/6/2025).

Tak hanya Jose, sang istri, Nertiana Tuti, juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam.

"Kami tidak pernah menyerah, meski banyak tantangan. Kami percaya bahwa pengabdian pasti akan mendapat balasan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan kami," ucap Nertiana sambil menahan air mata haru.

Baca Juga: Dijual Terbuka dengan Berbagai Merek, Peredaran Rokok Ilegal di Manggarai Semakin Meningkat

Mereka berdua mengakui bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari perhatian dan dukungan penuh dari para pemimpin daerah.

Dalam keterangannya, Jose mengatakan, "Berkat usulan dan perjuangan dari Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat, Bapak Edistasius Endi dan Bapak Yulianus Weng, serta dukungan dari Sekretaris Daerah, Bapak Hans Sodo, dan Kepala BKD Manggarai Barat, Bapak Thomas Varan, kami pada hari ini menerima berkat yang luar biasa, yaitu menerima SK P3K."

Perjalanan panjang sebagai TKD tentu bukan hal yang mudah. Mereka harus bertahan dengan penghasilan yang terbatas, tanpa kepastian masa depan, dan seringkali harus mengesampingkan kepentingan pribadi demi pelayanan kepada masyarakat. Namun hal itu tidak membuat semangat mereka padam. Justru sebaliknya, mereka semakin kuat dan tulus menjalani tugas.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X