Saldo Puluhan Juta Nasabah B'pung Mobile NTT Raib, Alarm Bahaya Keamanan Digital Perbankan

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Sabtu, 12 Juli 2025 | 10:30 WIB

Ruteng, Idenusantara.com – Kasus raibnya dana puluhan juta rupiah dari rekening seorang nasabah bank NTT kembali terjadi.

Kali ini, Yosefina Maristalda Jenudin menjadi korban dan harus menelan pil pahit ketika saldo rekening Bank NTT miliknya mendadak ludes, menyisakan hanya Rp 40.000 dari total Rp 58.606.000.

Insiden ini menjadi sorotan tajam akan kerentanan keamanan digital dalam layanan perbankan mobile dan pentingnya edukasi terhadap nasabah juga transparansi dalam penanganan kasus penipuan online.

Kejadian ini bermula pada 26 Mei 2025, ketika Yosefina mengalami kendala saat mencoba menggunakan aplikasi B'pung Mobile NTT, yang kemudian berujung pada pemblokiran akunnya.

Setelah berhasil mengaktifkan kembali akunnya pada 2 Juni 2025, ia terkejut mendapati saldonya hampir tak bersisa.

"Awalnya saat saya mau melakukan transaksi, akun mobile banking mengalami kendala dan tidak bisa diakses," tutur Yosefina.

Pencetakan rekening koran mengungkap adanya dua transaksi mencurigakan senilai Rp 50.000.000 dan Rp 6.500.000 yang ditransfer ke rekening Bank BNI atas nama Bagus Panuwun dan Rokimah, transaksi yang sama sekali tidak pernah ia lakukan.

"Saya sangat terkejut, ketika blokir dibuka saldo saya tidak tersisa," tambahnya.

Mendapati kejadian tersebut, Yosefina mengaku sudah mengajukan permohonan bantuan dan penjelasan dari Bank NTT Cabang Ruteng.

Pihak bank, melalui Wakil Pimpinan Bank NTT Cabang Ruteng, Yustinus A. Pala, menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim IT, nasabah Yosefina telah melakukan transfer uang ke Bank BNI.

Penjelasan ini memicu kebingungan, mengingat pengakuan Yosefina yang tidak pernah melakukan transfer tersebut. Insiden tersebut juga menjadi peringatan keras bagi nasabah untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan online.

Bank NTT sendiri telah secara proaktif melakukan sosialisasi dan mengeluarkan peringatan mengenai modus penipuan melalui tautan berbahaya di media sosial.

"Jangan mudah percaya pada tautan berhadiah atau undian yang mengatasnamakan Bank NTT, terutama yang beredar di media sosial seperti Facebook," tegas Yustinus.

Tautan semacam itu, jika diklik, dapat menyebabkan pencurian data dan hilangnya akses ke rekening.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Rekomendasi

Terkini

X