GMNI Ngada Soroti Kelalaian Pemerintah Daerah dalam Konflik Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:58 WIB
Ketua DPC GMNI Cabang Ngada, Bonevantura Goan
Ketua DPC GMNI Cabang Ngada, Bonevantura Goan

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, GMNI Ngada mengajukan sejumlah tuntutan kepada pihak-pihak terkait:

  1. Menuntut Pemerintah Provinsi NTT agar segera turun tangan sebagai mediator netral untuk menyelesaikan konflik.
  2. Menuntut Pemerintah Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur untuk mengambil langkah konkret, bukan hanya retorika kosong.
  3. Menindak tegas kepala daerah atau pihak tertentu yang sengaja memperkeruh situasi demi kepentingan politik.
  4. Menuntut aparat keamanan untuk melakukan patroli rutin di wilayah rawan konflik, bukan hanya hadir setelah kejadian.

"Selama pemerintah hanya asyik menonton tanpa hadir di lapangan, konflik horizontal akan terus menyala. Rakyat tidak butuh janji kosong. Rakyat butuh kepastian wilayah, keadilan sosial, dan jaminan keamanan," tutup Vano.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Rekomendasi

Terkini

X