Gelora Musik Manggarai Menyala Lagi: Ruteng Jadi Rumah Besar Para Pencipta Karya

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Sabtu, 29 November 2025 | 19:16 WIB
Gelora Musik Manggarai Menyala Lagi: Ruteng Jadi Rumah Besar Para Pencipta Karya (Kolase Foto: Ide nusantara/ Gordi Jamat)
Gelora Musik Manggarai Menyala Lagi: Ruteng Jadi Rumah Besar Para Pencipta Karya (Kolase Foto: Ide nusantara/ Gordi Jamat)

Menurut Aden, Cewonikit telah lama dikenal sebagai ruang tumbuh bagi musik Manggarai. 

Ia berharap jalinan kreatif Ruteng-Labuan Bajo terus menguat dan melahirkan kolaborasi besar di masa depan.

Baca Juga: Akibat Kelangkaan BBM di Manggarai Timur NTT, Pertalite Dijual Hingga Rp 50.000 Per Liter

Aden juga mendorong musisi muda untuk merilis karya mereka di platform digital dan berani memproduksi album fisik. 

"Panggung seperti ini membangun kepercayaan diri. Dari sini, karya bisa menyebar lebih jauh," katanya.

Hingga kini, Bunyi Waktu Luang telah merilis lima lagu di Spotify, penanda bahwa musisi Manggarai juga mampu berkompetisi di ranah digital nasional.

Sementara itu, Igen Jaka, pemilik Studio 1 Tulung sekaligus manajer X-Pio Band dan beberapa musisi Manggarai, menyebut studionya sebagai ruang aman bagi para musisi untuk tumbuh. 

Bagi Igen, tempat ini bukan sekadar studio rekaman, melainkan rumah kreativitas. 

"Anak-anak datang ke sini bukan hanya untuk rekam. Mereka belajar, salah, ulang lagi, sampai mereka menemukan suara mereka," jelasnya.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Ende Rp2.1 Miliar, Nama Fransiskus Taso Disebut Berperan Besar

Ia menegaskan pentingnya pendidikan musik, pendampingan, dan konsistensi. 

"Kami membantu mereka membangun jalur karier. Dari proses produksi sampai bagaimana tampil percaya diri," ujarnya. 

Igen juga menekankan pentingnya dokumentasi karya. 

"Musik hari ini harus hidup di panggung nyata dan platform digital. Tanpa publikasi, karya cepat hilang," ujarnya.

Acara malam itu menjadi bukti bahwa gelora musik Manggarai tidak pernah benar-benar padam. Ia hanya menunggu ruang sederhana untuk kembali menyala dari halaman rumah, dari studio kecil, dari komunitas yang penuh cinta pada musik. Ruteng kembali menjadi rumah besar yang menampung, mengasuh, dan melejitkan para pencipta karya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X