Selain Minta Beli Buku dan Pena, Bupati Ngada Ungkap Sejumlah Fakta Lainnya Sebelum YBR Bunuh Diri

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Kamis, 5 Februari 2026 | 23:32 WIB
Bupati Ngada, Raymundus Bena (Foto: Radarbali)
Bupati Ngada, Raymundus Bena (Foto: Radarbali)

"Saya akan tegas dan melaksanakan rapat koordinasi untuk identifikasi benar-benar. Kalau masih ada masyarakat yang masa bodoh ya kita mesti tekan door to door," ujar eks anggota DPRD Ngada dari PKB ini.

Sementara dirinya juga menyiapkan juga PIP versi daerah dan menyediakan pakaian seragam. Rencananya pada Minggu ini ia akan terlibat langsung dalam acara adat kedukaan di makam korban.

Ayah Meninggal saat Masih Kecil

Raymundus mengatakan tim juga menemukan sejumlah fakta lain dalam penanganan kasus ini.

Berdasarkan temuan awal, YBR tersebut diketahui merupakan yatim. Ayahnya meninggal saat dia masih kecil dan merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.

Baca Juga: Cintya Tegok Dinobatkan sebagai Finalis Puteri Indonesia Favorit 2026, Putri NTT Selangkah Lebih Dekat ke Final

Dalam kesehariannya, korban dirawat oleh sang nenek di rumah kebun dan sesekali mengunjungi ibunya di kampung halaman. Ibunya tinggal beda kampung bersama dengan ayah tiri dan 4 anaknya yang lain.

Fakta-fakta awal tersebut, diduga menjadi salah satu faktor pendorong yang memengaruhi kondisi psikologis korban hingga mengambil keputusan mengakhiri hidupnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X