daerah

Kualitas Proyek PT Akas Labuan Bajo-Ruteng Buruk,PMKRI Ruteng: Penegak Hukum Harus Tegas Bertindak, Kejati NTT: Kami Akan Lakukan Lid

Sabtu, 3 Mei 2025 | 08:27 WIB
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Zet Tadung Allo, S.H., M.H. (Dokumentasi istimewa/Kejati NTT)

1. Pagu paket sebesar Rp. 146.247.152.000.00, 

2. Nilai penawaran Rp. 125.755.753.622.68, 

3. Harga teekoreksi Rp. 125.755.753.000.00, (sumber dana APBN). 

Pengawasan Teknik 

Pengawasan teknik pada proyek Preservasi Jalan Labuan Bajo-Malwatar-batas kota Ruteng yang dikerja PT Akas dilakukan oleh PT Virama Karya (Persero) Cabang Makassar. Satuan kerja perencanaan dan pengawasan jalan nasional provinis nusa Tenggara Timur. Perusahaan ini beralamat di Jl.Panakukang Mas, Boulevard Blok Jascinth II/26 Makassar kota. 

Adapun nilai pagu paket pada pengawasan proyek tersebut sebesar:

1. Nilai HPS Paket Rp. 4.381.904.000.00

2. Harga terkoreksi Rp. 3.578.924.160.00 (sumber dana APBN) 

Baca Juga: Fakta Mengejutkan Dibalik Proyek PT Akas Jalan Labuan Bajo-Kota Ruteng PHO Berjalan Lancar,Eks Kasatker Sebut PPK Tak Hiraukan Memo,Ada Apa?

Kerusakan Dini, retak sana sini

Kualitas kerja PT Akas, ruas jalan labuan bajo-kota ruteng

Rusaknya jalan nasional di sepanjang ruas jalan Labuan Bajo-Malwatar-batas Kota Ruteng, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjadi pertanyaan publik dan membuat heran di kalangan perusahaan konstruksi lokal. Pasalnya, ada dana retensi atau pemeliharaan jalan yang besarnya 5% (lima persen) dari alokasi anggaran Rp 125 Miliar tidak digunakan pihak terkait. 

"Kalau kondisi jalan itu sekarang rusak parah, lantas dikemanakan dana retensi itu oleh Satuan Kerja (Satker) Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah III NTT," ujar salah satu kontraktor lokal asal kabupaten Manggarai yang namanya diminta untuk tidak dipublikasikan 

Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 13 /PRT/M/2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan, pemeliharaan rutin jalan adalah kegiatan merawat serta memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi pada ruas-ruas jalan dengan kondisi pelayanan.

Salah satu tokoh masyarakat yang enggan dirilis namanya mengungkapkan, miris rasanya ketika melihat kwalitas jalan nasional retak dan berlubang disana sini. 

Halaman:

Tags

Terkini