NTT, idenusantara.com -- Rusaknya jalan nasional di sepanjang ruas jalan Labuan Bajo-Malawatar-Kota Ruteng, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjadi pertanyaan publik dan membuat heran di kalangan perusahaan konstruksi lokal. Pasalnya, ada dana retensi atau pemeliharaan jalan yang besarnya lima persen dari alokasi anggaran Rp 125 Miliar tidak digunakan pihak terkait.
"Kalau kondisi jalan itu sekarang rusak parah, lantas dikemanakan dana retensi itu oleh Satuan Kerja (Satker) Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah III NTT," ujar salah satu kontraktor lokal asal kabupaten Manggarai yang namanya diminta untuk tidak dipublikasikan
Mengenal dana retensi dalam proyek
Apa Itu Retensi Dalam Pembangunan Proyek Konstruksi? Berikut ulasannya seperti dilansir dari berbagai sumber;
Pengertian retensi pembangunan adalah jumlah termin pembayaran yang ditahan oleh pemilik proyek sampai kondisi tertentu terpenuhi sesuai dengan ketentuan kontrak. Ketentuan tersebut dapat mencakup pemeliharaan pekerjaan, perbaikan kerusakan, atau ketidaksesuaian proyek dengan kesepakatan awal.
Retensi juga dapat berlaku sebagai bentuk jaminan untuk memastikan kontraktor menyelesaikan proyek dengan standar yang telah disetujui. Pada dasarnya, retensi merupakan langkah preventif yang diterapkan untuk melindungi kepentingan pemilik proyek dan memastikan pekerjaan konstruksi dilakukan dengan baik.
Manfaat Retensi Pembangunan dalam Proyek Konstruksi
Retensi merupakan bagian integral dari proyek konstruksi yang memiliki dampak signifikan pada pembiayaan, kualitas, dan kepercayaan. Selain itu, berikut adalah manfaat dari tindakan ini.
1. Pembiayaan Pemeliharaan Pekerjaan
Manfaat utama dari retensi pembangunan adalah sebagai sumber pembiayaan untuk perbaikan atau pemeliharaan pekerjaan setelah proyek selesai. Jika terjadi pemutusan kontrak pada masa pemeliharaan, retensi dapat digunakan untuk membiayai pekerjaan perbaikan yang mungkin diperlukan.
2. Jaminan Kontraktor Menyelesaikan Proyek
Retensi juga berfungsi sebagai jaminan bahwa kontraktor akan menyelesaikan proyek sesuai dengan kondisi yang telah disetujui dalam kontrak. Hal ini memberikan kepercayaan tambahan bagi pemilik proyek.
3. Bukti Nyata Penyelesaian dan Kegagalan
Artikel Terkait
Kejati NTT Berhasil Selamatkan Kerugian Negara Ratusan Juta Rupiah dari Kasus Korupsi CV Jaya Adi Pramana
Didesak Usut Kasus Dugaan Korupsi Jalan Labuan Bajo Malawatar Kota Ruteng, Kejati NTT: Tunggu Infonya Ya