Kapolres TTU Eliana Papote menjelaskan kegiatan ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan Petani dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Panen jagung merupakan wujud nyata kontribusi kita semua dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional, sebagaimana yang dicanangkan dalam Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,” Ujar Kapolres TTU.
Ia juga menyampaikan bahwa, “Pemerintah kabupaten TTU mendapatkan target dari pemerintah Nasional yang awalnya target lahan sebesar 6.723 Ha dengan berjalannya waktu berkat kerja sama antara pemerintah Kabupaten TTU dan Polres TTU juga stakeholder lainnya targetnya meningkat 3 kali lipat menjadi 18.061,63 Ha dengan hasil sebanyak 66.572 ton dan untuk kelompok tani yang menanam didesa letneo ini dari bulan januari kemarin itu dengan luas 1 Haktare dengan perhitungan hasil hitung ubinan Dinas Pertanian kabupaten TTU hasil panen sebanyak 5,54 ton,” ucapnya.
Baca Juga: Miris! Ini Penyebab Tingginya Angka Kemiskinan dan Ketimpangan Ekonomi di NTT, Solusinya?
Kegiatan diakhiri dengan panen secara simbolis oleh Wakil Gubernur NTT didampingi Wakil Bupati dan Unsur Forkopimda Kabupaten TTU dan penyerahan bantuan secara simbolis berupa Pupuk Cair, Benih Padi, dan Bibit Sayur kepada kelompok Tani.
Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Alexon Lumba, Unsur Forkopimda Kabupaten TTU, Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten TTU.