daerah

Gelar RAKOR KOTAN 2025, BNN Rote Ndao Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Narkoba dan Wujudkan Kabupaten Tangguh

Senin, 2 Juni 2025 | 22:12 WIB
BNN Kabupaten Rote Ndao menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (RAKOR KOTAN) pada 28 Mei 2025 di Aula Hotel Videsy, Baa.

Idenusantara.com - Dalam upaya membangun kekuatan bersama menghadapi ancaman narkotika yang semakin kompleks, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Rote Ndao menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (RAKOR KOTAN) pada 28 Mei 2025 di Aula Hotel Videsy, Baa.

Baca Juga: Jadikan Pancasila Senjata Moral: BNN Rote Ndao Bangkitkan Kesadaran Anti-Narkoba

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Kepala BNN Kabupaten Rote Ndao, Lodovikus Demung Moa, S.Kep., M.Sc., dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan lintas sektor, seperti instansi pemerintahan, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari dunia pendidikan dan organisasi masyarakat.

“RAKOR KOTAN ini bukan sekadar forum diskusi, melainkan momentum untuk menyatukan kekuatan. Ini adalah komitmen kolektif kita dalam membentengi Rote Ndao dari bahaya narkoba,” tegas Lodovikus dalam sambutannya.

Narkoba: Ancaman Nyata, Strategi Harus Nyata

Dalam paparannya, Lodovikus menjelaskan bahwa kejahatan narkoba merupakan problem sosial dan kemanusiaan yang tidak hanya bersifat laten dan dinamis, tetapi juga memiliki dimensi transnasional, karena melibatkan jejaring pelaku berskala internasional. Jika tidak ditangani serius, ancaman ini akan menjadi semakin agresif dan destruktif, bahkan dapat merusak ketahanan nasional.

Sesuai dengan arahan Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., yang mengusung 6 strategi utama dalam Perang Melawan Narkoba (War on Drugs) menuju Indonesia Bersih Narkoba, yaitu:

  • Peningkatan kolaborasi lintas sektor,
  • Penguatan sistem intelijen,
  • Pengawasan wilayah pesisir,
  • Penjagaan wilayah perbatasan,
  • Pendekatan ikonik-tematik berbasis budaya lokal,
  • Penguatan SDM dan infrastruktur anti-narkoba.

Strategi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya Cita ke-7 yakni Reformasi hukum serta pemberantasan korupsi dan narkoba. Ini menjadi dasar moral dan arah gerak BNN dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Komitmen Bersama: Dari Rakor Menuju Aksi Nyata

Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan rumusan kebijakan, tetapi juga komitmen bersama antar unsur pemerintah, aparat keamanan, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, hingga tokoh adat. Semua pihak sepakat untuk mengimplementasikan kebijakan KOTAN dalam bentuk regulasi daerah, serta memastikan sinergi nyata dengan program P4GN.

“Kita tidak ingin ada generasi Rote Ndao yang terputus masa depannya akibat narkoba. Inilah saatnya kita bertindak bersama, saling menjaga, dan terus bergerak dalam satu barisan,” ujar Lodovikus.

BNNK Rote Ndao: Bersama Rakyat, Lawan Narkoba!

RAKOR KOTAN 2025 adalah bukti nyata bahwa BNNK Rote Ndao terus berkomitmen menghadirkan solusi berbasis kolaborasi dan pencegahan partisipatif. Ke depan, upaya ini akan terus diperluas hingga ke desa-desa dan lingkungan pendidikan, sebagai fondasi untuk mewujudkan Kabupaten Rote Ndao yang Tangguh, Bersih dari Narkoba.

BNNK Rote Ndao juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mari bangkit bersama, tolak narkoba, demi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global.***

Tags

Terkini