Ruteng, Idenusantara.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai menggelar Sidang Paripurna ke-12 pada Senin (21/7/2025).
Agenda utama sidang adalah penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) terkait evaluasi atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.
Sidang yang berlangsung di ruangan utama kantor DPRD Manggarai dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD, Agnes Menot, dan dihadiri oleh Ketua DPRD, Paulus Peos, serta seluruh anggota DPRD Manggarai.
Dari pihak eksekutif, Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, turut hadir didampingi Wakil Bupati, Fabianus Abu, para Asisten Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Manggarai, dan para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Setelah pemaparan laporan Banggar, Sidang Paripurna melanjutkan agenda dengan Penetapan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA. 2024 menjadi Peraturan Daerah.
Keputusan ini menandai selesainya tahapan evaluasi dan persetujuan legislatif terhadap pengelolaan keuangan daerah tahun lalu.
Dalam sambutan penutupnya, Bupati Herybertus Nabit menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD yang telah bekerja keras dan menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mengevaluasi serta menyetujui Ranperda ini.
"Pertanggungjawaban APBD ini adalah cerminan dari akuntabilitas kita dalam mengelola keuangan daerah demi kesejahteraan masyarakat Manggarai," ujar Bupati Nabit.
Ia menambahkan, proses evaluasi yang transparan dan cermat oleh DPRD menjadi indikator komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Bupati Nabit juga menegaskan, Ranperda yang ditetapkan ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan landasan untuk perbaikan berkelanjutan.
Ia juga mendorong DPRD untuk berkomitmen bersama dengan menekankan fokus rancangan program yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran di masa mendatang, memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak positif yang maksimal bagi pembangunan Kabupaten Manggarai, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat," tutupnya.