daerah

Dedikasi Terakhir Sekda Fansi, Pastikan RPJMD Manggarai 2025-2029 Tuntas Sebelum Purnabakti

Selasa, 29 Juli 2025 | 19:36 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Jahang Fansi Aldus

Ruteng, Idenusantara.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Drs. Jahang Fansi Aldus, memimpin apel mingguan terakhirnya di halaman Kantor Bupati Manggarai, Senin (28/7/2025).

Apel yang dihadiri ribuan ASN (PNS, CPNS, dan PPPK) di lingkungan Pemkab Manggarai ini menjadi momen penting sebelum Sekda Fansi purnabakti pada 1 Agustus 2025 mendatang.

Dalam amanatnya, Sekda Fansi Aldus menyoroti penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 yang telah dibahas selama enam bulan pasca-pelantikan Bupati dan Wakil Bupati.

Saat ini, dokumen krusial tersebut telah memasuki tahap pembahasan di DPRD Manggarai.

Menurut Sekda Fansi, proses penyusunan Dokumen RPJMD ini melibatkan kontribusi aktif dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia berharap RPJMD ini dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada bulan Agustus ini.

"Tentunya hal ini tidak terlepas dari koordinasi yang baik dalam penyusunan dokumen RPJMD serta memastikan kelancaran proses dan menindaklanjuti temuan serta tantangan dalam pelaksanaan APBD," ujarnya.

Momen apel ini juga menjadi kesempatan bagi Sekda Fansi untuk menyampaikan secara langsung perpisahannya.

"Hari ini untuk terakhir saya memimpin apel. Saya izin pamit dari Bapak/Ibu sekalian karena sudah sampai di masa purna bakti. Terima kasih banyak atas kebersamaan kita selama 5 tahun bersama saya selama menjadi Sekretaris Daerah," ujar Sekda Fansi, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta apel.

Dengan rendah hati, Sekda Fansi juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama masa jabatannya.

"34 tahun 7 bulan saya mengabdi dan saya yakin teman-teman sekalian punya kemampuan lebih dalam membangun Kabupaten Manggarai serta membantu Bupati dan Wakil Bupati mewujudkan Manggarai Maju Lebih Cepat," tambahnya.

Dedikasinya dalam memastikan penyelesaian RPJMD 2025-2029 menjadi legacy terakhirnya sebelum memasuki masa purnabakti, menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan daerah.

Tags

Terkini