daerah

Lantaran Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Bocah SD di Ngada Tewas Bunuh Diri

Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51 WIB
Surat wasiat tulisan YBR sebelum ia tewas ga***ng diri (Foto:Ist.net)

"Informasi dalam artikel ini disampaikan untuk kepentingan publik dan edukasi, bukan untuk menginspirasi atau mendorong tindakan serupa. Apabila Anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis, depresi, atau pikiran untuk mengakhiri hidup, segera mencari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat".

Idenusantara.com-Seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia dalam sebuah peristiwa tragis di usia yang masih sangat belia. Korban berinisial YBR (10) diduga mengalami tekanan emosional setelah keinginannya untuk dibelikan buku tulis dan pulpen tidak terpenuhi.

Tak hanya itu, Ia juga meninggalkan sepucuk surat wasiat untuk sang ibu. Surat tersebut ditulis menggunakan bahasa daerah setempat dan berisi ungkapan rasa kecewa serta pesan perpisahan dengan bahasa sederhana khas anak-anak.

Baca Juga: Resmi, Rektor IFTK Ledalero Dr. Otto Gusti Madung Dapat Gelar Profesor dan Guru Besar

Berikut fakta-fakta bocah SD  di Ngada meninggal dunia.

Bocah laki-laki itu ditemukan gantung diri pada pohon cengkih di kebun milik neneknya pada Kamis (29/1/2026). Tinggi Pohon itu 15 meter dan hanya berjarak sekitar tiga meter dari pondok.

Camat Jerebuu, Bernardus H. Tage, menjelaskan bahwa korban sehari-hari tinggal bersama neneknya di pondok kebun tersebut, namun sempat menginap di rumah orang tuanya pada malam sebelum kejadian.

Saat kejadian itu, neneknya tidak ada di pondok tersebut. Nenek YS berada di rumah tetangga sejak malam untuk bantu memecahkan kemiri.

Baca Juga: Kisah Sukses Sunny Kamengmau: Dulu Tukang Kebun Sekarang Jadi Miliarder

Neneknya mengetahui YBR gantung diri setelah diberitahu oleh warga.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang pergi mengikat ternaknya di kebun nenek YRB. Seusai mengikat ternaknya, warga tersebut ke pondok hendak memberitahu nenek korban untuk memerhatikan ternaknya. Saat itulah warga tersebut menemukan korban gantung diri di pohon cengkih.

Warga kemudian memberitahukan keluarga dan aparat setempat. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan sesuai prosedur, dan korban dinyatakan telah meninggal dunia.

 

 

Halaman:

Tags

Terkini