daerah

Sarasehan Nasional di Maumere : Obligasi Daerah Jadi Strategi Baru NTT Keluar Dari Jerat Kemiskinan

Jumat, 13 Februari 2026 | 22:46 WIB
Sarasehan Nasional Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) melalui Fraksi Partai Golkar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT (Foto:Setda Prov NTT)

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, yang membuka acara secara resmi, menyoroti urgensi payung hukum yang kuat. Ia mencatat bahwa meski APBD daerah seperti Sikka telah meningkat pesat, angka kemiskinan masih menjadi tantangan besar.

"Ini adalah blessing in disguise. Kebijakan Presiden Prabowo mendorong daerah untuk mandiri. Melalui obligasi daerah, kita bisa membiayai proyek produktif seperti rumah sakit, pelabuhan, atau pasar induk yang menghasilkan cash flow untuk meningkatkan PAD," ungkap Mekeng.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Jelang Idul Fitri, Satgas Pangan Manggarai Barat Gencarkan Operasi Pasar

Ia pun berharap regulasi setingkat undang-undang segera rampung agar para investor memiliki kepercayaan penuh untuk masuk ke pasar obligasi daerah.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Bupati TTU, Bupati Nagekeo, Bupati Sikka, Wakil Bupati TTS, Wakil Bupati Kupang, Ketua DPRD NTT, Ketua DPRD Kabupaten Malaka, TTU, Flores Timur, Sabu-Raijua, Sikka, Manggarai Timur, Nagekeo, TTS, Komisaris Utama Bank NTT, perwakilan BPK NTT, perwakilan Himbara, Kadin NTT, HIPMI, organisasi PMKRI, serta jajaran Setjen MPR RI.

 

Halaman:

Tags

Terkini