“Dari Kota Kupang, Kota Kasih, kita kirimkan pesan perdamaian dan toleransi ke seluruh Indonesia. Kami ingin merajut perbedaan menjadi harmoni yang indah serta memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah,” ujarnya.
Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Kupang, Bustaman, menegaskan bahwa Kupang Bertakbir Season III menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan lintas agama serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Senada dengan itu, Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhamad MS, menyampaikan bahwa kegiatan ini sempat direncanakan untuk tidak dilaksanakan tahun ini karena berbagai pertimbangan, termasuk kondisi cuaca. Namun, berkat dukungan Pemerintah Provinsi NTT, kegiatan tersebut tetap dapat terlaksana dengan baik.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini tetap dapat terselenggara dengan meriah. Ini menjadi bukti bahwa NTT adalah rumah bersama bagi seluruh umat beragama,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi umat lintas agama, salah satunya Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Fransiskus Asisi BTN Kota Kupang yang turut ambil bagian dengan menampilkan lagu religi, sebagai wujud nyata toleransi dan kebersamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Provinsi NTT, Ketua MUI Kota Kupang, pimpinan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama Kota Kupang, tokoh lintas agama, serta masyarakat Kota Kupang dan insan pers.