ELIAS CIMA Si Anak Petani; Biografi, Karya dan Pengabdian

photo author
Gabriel Putra, Ide Nusantara
- Sabtu, 4 November 2023 | 13:50 WIB
Elias Cima (Sumber foto: Koleksi pribadi)
Elias Cima (Sumber foto: Koleksi pribadi)

ELIAS CIMA, pria kelahiran Ute, 12 November 1976 ini, merupakan anak petani dari dusun kecil Desa Utetoto, Kecamatan Nangaroro dan adalah anak dari pasangan Petrus Peca (alm) dan Bibiana Kube (alm)

Elias menyelesaikan pendidikan dasarnya pada Tahun 1982 – 1988 di Sekolah Dasar Inpres Wodomia dan kemudian dilanjutkan pada Tahun 1991 – 1994 di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ende

Pada Tahun 1994 – 1997, kemudian menyelesaikan sekolah di SMUN 1 Ende. Namun, orientasi pendidikannya yang kuat tak membuat Elias amak petani ini, berhenti di sini. 

Usai menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA, Elias yang hanyalah anak petani, terpaksa harus menghentikan niatnya untuk melanjutkan pendidikan lantaran dihadapkan dengan keadaan Ekonomi sebagai anak petani di masa itu

Elias Cima, kemudian memlih jalan merantau ke Negeri Jiran malaysia demi puing-puing rupiah agar niatnya untuk kembali melanjutkan pendidikan dapat tercapai

Pada Tahun 1999, berkat niatnya itu, Elias kembali melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi di Akademik Administrasi Pembangunan (AAP) St. Ursula hingga Tahun 2001 dengan mengambil Jurusan Pembangunan Masyarakat dengan gelar akademis Diploma III (D III) meski berlatar belakang sebagai anak petani 

Baca Juga: Kolaborasi STPM St. Ursula dan PLN UPK Flores Selamatkan Pantai Nabe Dari Ancaman Abrasi

Semasa kuliah, Elias Cima dikenal oleh teman-teman hingga dosennya sebagai mahasiswa yang cerdas. Elias juga aktiv berorganisasi baik organisasi di dalam kampus maupun organisasi di luar kampus seperti Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende

Pengalaman berorganisasi, dan pengetahuan mengenai pembangunan masyarakat menjadi modal baginya untuk aktiv melakukan gerakan-gerakan advokasi untuk turun ke jalan demi membela kepentingan masyarakat di kala itu

Bahkan Elias pernah menggetarkan publik Ende di kala itu dengan tampil sebagai orator utama saat menggelar demonstrasi hanya beranggotakan dua orang temannya. 

Pengalaman itu juga mengantarnya untuk menjadi Ketua Senat Mahasiswa Akademik Administrasi Pembangunan St. Ursula (2000-2001)

Baca Juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda, Hironimus D. Ratidewe Beri Piagam Penghargaan kepada 30 Siswa Berprestasi

Pasca menyelesaikan pendidikan di jenjang diploma 3, anak petani dari Desa Utetoto Nangaroro ini, kemudian melanjutkan pendidikannya ke tingkat sarjana di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat St. Ursula Ende pada tahun 2001 hingga 2003 dan meraih gelar sarjana Sosiatri/pembangunan masyarakat 

Di tahun itu juga, Elias terpilih sebagai Presiden Mahasiswa (Ketua BEM) Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat St. Ursula periode 2001-2002

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Gabriel Putra

Tags

Rekomendasi

Terkini

X