Kolaborasi STPM St. Ursula dan PLN UPK Flores Selamatkan Pantai Nabe Dari Ancaman Abrasi

photo author
FD, Ide Nusantara
- Sabtu, 4 November 2023 | 10:03 WIB
Peserta kegiatan  (Foto: WA AB/ Ide Nusantara)
Peserta kegiatan (Foto: WA AB/ Ide Nusantara)

ENDE---- Sebanyak 2000 anakan mangrove ditanam di sepanjang pantai Desa Nabe, Kecamatan Maukaro, Ende NTT

Penanaman tumbuhan penahan abrasi tersebut sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan pantai dan kesejahteraan sosial yang digalang oleh PLN Unit Pelaksana Pembangkitan Flores (PLN UPK Flores) bersama Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula Ende

Selain itu, juga melibatkan Forum Peduli Risiko Bencana, Adaptasi Perubahan Iklim dan Koalisi Orang Muda Perubahan Iklim serta Kelompok Masyarakat Dau Jadi Desa Nabe. 31/10/2023

Kepada ide nusantara.com, manager PLN UPK Flores Andi Martha Siswahyudi mengatakan kegiatan itu sebagai wujud komitmen PLN dalam menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

"Kami berkomitmen untuk mendukung dan berpartisipasi dalam upaya penyelamatan dan perlindungan lingkungan hidup, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk perdamaian dan kemakmuran manusia dan bumi sekarang dan masa depan. Terima kasih atas partisipasi kita semua untuk kegiatan hari ini dan semoga kegiatan hari ini memberi manfaat dan membawa kebaikan bagi kita semua," Kata Andi

Baca Juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda, Hironimus D. Ratidewe Beri Piagam Penghargaan kepada 30 Siswa Berprestasi

Potret kegiatan penanaman anakan mangrove
Potret kegiatan penanaman anakan mangrove (Foto: istimewa)

Sementara Yulita Eme, S.Sos., M.Si selaku ketua STPM Santa Ursula Ende menyampaikan rasa syukur atas kolaborasi bersama PLN dan forum serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif di Desa Nabe

"STPM tidak bisa berjalan sendiri dalam kegiatan ini, tetapi dengan PLN dan koalisi masyarakat yang ada seperti Koalisi Orang Muda Perubahan Iklim (KOPI), Forum Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim Kabupaten Ende (FPRB) serta masyarakat, kegiatan hari ini dapat terlaksana," Ujar Yulita

Yulita juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan yang mendukung kegiatan ini, dapat berjalan dengan lancar dan aman

"Terima kasih kepada Bapak Camat dan warga yang bersedia menerima program hari ini. Terima kasih untuk kita semua, semoga perjumpaan kita membuat kita lebih bersama-sama menjaga lingkungan untuk kehidupan masyarakat. Bersyukur warga Nabe mempunyai 2 sumber kehidupan baik dari laut maupun dari darat. Ini menjadi perhatian kita semua menjaga lingkungan. Semoga kegiatan hari ini menjadi pendorong bagi kita untuk menjaga lingkungan dan mendorong sirkuler ekonomi," tutup Yulita

Peserta saat menanam anakan mangrove
Peserta saat menanam anakan mangrove (Foto; WA AB)

Untuk diketahui, anakan mangrove yang ditanam tidak hanya berfungsi sebagai penahan abrasi di bibir pantai, tetapi juga sebagai pelindung jalan trans Maumere - Mbay. Dari perspektif ESG (Environmental, Social, dan Governance / Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola) terutama pilar Lingkungan yang fokus pada aspek non-GHG emission, kegiatan ini menunjukkan kepedulian nyata PLN terhadap berbagai masalah lingkungan lainnya

Baca Juga: Polda NTT Gelar FGD Penguatan UMKM Dukung Pemilu Damai 2024

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: FD

Tags

Rekomendasi

Terkini

X