Namun, seperti halnya politik saat ini, istri dan kerabat perempuan dari politisi dan kaisar Romawi dapat membuktikan liabitias sekaligus aset.
Setelah mengesahkan undang-undang yang ketat terhadap perzinahan pada 18SM, Augustus terpaksa mengirim putrinya sendiri, Julia, ke pengasingan dengan tuduhan yang sama.
Pada akhirnya para wanita di masa Kekaisaran Romawi ini pun mengubah sejarah mereka.